Presiden Rencana Resmikan Mal Pelayanan

0
612

BATAM – Presiden RI Joko Widodo direncanakan akan meresmikan Mal Pelayanan Perizinan di Batam. Mal pelayanan ini dibuat di Gedung Sumatera Promotion Center (SPC). Mal Pelayanan Perizinan ini juga akan dijadikan pilot project atau percontohan di Indonesia. Karena di dalam gedung itu, terdapat pelayanan Pemko Batam, Badan Pengusahan (BP) Batam, kepolisian, Imigrasi, Bea Cukai dan lainnya.

Sebelum diresmikan, akan dilakukan penandatanganan MoU antara Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenpanRB) dengan Pemko dan BP Batam. Namun, sebagaimana dikatakan Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardiwinata, kepastian atas rencana yang sudah dicanangkan Menpan RB, Asman Abnur sejak Maret lalu itu, masih menunggu pusat. ”Kita masih menungu informasi lebih lanjut dari Menpan,” kata Ardi.

Informasi yang diterimanya, peresmian akan dilakukan November 2017 di Gedung SPC. Gedung itu saat ini menjadi tempat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemko dan PTSP BP Batam. Untuk gedung itu, disiapkan Kemenpan. ”Aturan atau regulasinya juga masih kita tunggu. Tempat malnya, rencana di Gedung SPC karena dinilai siap untuk dijadikan mal pelayanan,” sambung Ardi.

Kalau soal MoU, sudah dikirim ke Jakarta. Masih menunggu dari Kemenpan RB. Jika sudah terealisasi, maka pelayanan akan dipusatkan di mal itu.  Tidak hanya pelayanan yang di bawah wewenang Pemko dan BP Batam. Namun juga yang di bawah kepolisian, Imigrasi, Bea dan Cukai serta yang lainnya. ”Jadi nanti, ngurus SIM, SKCK, pembayaran pajak kendaraan, Bea Cukai, paspor dan lainnya, disitu. Masyarakat akan lebih mudah,” imbuhnya.

Sementara Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono mengatakan, untuk mal pelayanan, pihaknya sudah melakukan persiapan. Mereka tinggal menunggu kepastian peresmian mal pelayanan dan pengoperasian. ”Kita tunggu waktu peresmian. Tapi kalau sudah diperintahkan, kita tinggal jalan,” imbuh Andi. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here