Prioritaskan Sarana SMA Pulau Laut

0
611
TINJAU: Ketua Komisi IV DPRD Kepri Tedy Jun Askara saat meninjau SMAN 1 Pulau Laut. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Dari Kunjungan DPRD Provinsi Kepri ke Natuna

NATUNA – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Teddy Jun Askara (TJA) mengaku prihatin dengan kondisi sarana pendidikan di Pulau Laut. Hal itu diungkapkannya saat mengunjungi SMA Negeri 1 di Pulau Laut, Natuna pada Kamis (11/5) lalu.

Menurut Teddy, sarana pendidikan di Pulau Laut masih jauh dari kata sempurna serta berbanding terbalik dengan kondisi fasilitas sekolah sederajat yang ada di kota-kota.

”Sedih rasanya melihat sekolah yang berada perbatasan, termasuk di Kecamatan Pulau Laut. Sudahlah daerah mereka jauh saraanya juga tidak lengkap. Sekolah ini kurang mendapat perhatian pemerintah daerah yang berakibat pada minimnya sarana pendukung aktiviats pelajar selama di sekolah. Sarananya minim dan sangat tidak memadai,” ujar Teddy.

Teddy mengaku akan berupaya memperjuangkan perbaikan sarana di SMAN 1 Pulau laut dengan berkomunikasi pada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri.

“Sarana pendidikan di SMA Negeri 1 Pulau Laut harus menjadi atensi dan mesti diprioriatskan,” kata Teddy.

SMA yang satu ini tidak memiliki laboratorium komputer, laboratorium fisika serta tak ada sarana olahraga.

Padahal, menurut Teddy, sarana itu penting untuk pengembangan dan penunjang belajar siswa agar menghasilkan siswa yang berkualitas. Selain itu, keterbataan daya listrik di kecamatan tersebut juga menjadi perhatiannya.

”Kita juga meminta kepada Badan Pemberdayaan Perempuan bisa lebih memperhatikan kaum perempuan, dengan memberikan bantuan seperti mesin jahit,” jelasnya.
Tujuannya, agar kaum perempuan memiliki keterampilan menjahit dan bisa menambah penghasilan sehari-hari untuk kebutuhan hidup,” terangnya.

Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi Candra yang saat itu mendampingi Teddy berharap, pihak Pemprov Kepri lebih memperhatikan pendidikan di pulau terluar seperti Pulau Laut.

”Kita hanya meminta dinas terkait, untuk memperhatikan sarana pendukung bagi SLTA yang ada di pulau-pulau di Kabupaten Natuna. Apalagi SMA kini menjadi tanggungjawab provinsi,” ungkap Hadi.(HERDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here