Prodi Kampus Harus Ikuti Perkembangan Zaman

0
474
Meresmikan gedung: Menristekdikti M Nasir meresmikan penggunaan gedung tower A Poltek Batam, Senin (28/8). f-istimewa/humas bp batam

Batam – Menristekdikti Mohamad Nasir menyebutkan sertifikat kompetensi sangat penting bagi mahasiwa selain ijazah. Hal tersebut dikatakan Nasir saat melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Negeri Batam, Senin (28/8). ”Saya cukup berbangga karena Poltekneg Batam itu satu-satunya Politeknik yang mempunyai bidang studi aircraft maintenance. Artinya lulusan di sini akan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang akan langsung dipakai oleh industri,” ujarnya.

Untuk program studi pun menurut Nasir harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Salah satu contoh paling baik menurutnya adalah di Poltekneg Batam, karena prodinya mengikuti perkembangan potensi Indonesia kedepan, seperti mekatronika dan ekonomi digital. Nasir juga meminta bila ada dari industri yang meskipun dia belum S2 tetapi sangat kompeten di bidangnya, maka dapat mengajar di Politeknik lewat pola Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

”Dengan demikian proses pengajaran akan lebih aplikatif. Selain itu dosen yang sudah ada juga harus direvitalisasi antara lain dengan cara dosen harus punya sertifikat kompetensi di bidang masing-masing. Dari sana kompetensi mahasiswa nantinya akan semakin sempurna. Kita berharap Politeknik tidak menjadi nomor satu saja, tapi Politeknik menjadi yang terbaik,” tuturnya.

Kepala BP Batam, Hatanto, yang ikut mendampingi Menristekdikti pada kesempatan tersebut menambahkan bahwa BP Batam selama ini bekerja sama erat dengan Poktekneg Batam, dan malahan sudah menyediakan lokasi di Sekupang untuk tempat kerjasama pelatihan khusus dengan industri bagi mahasiswa Poltekneg Batam. Hatanto juga menyambut baik permintaan Menristekdikti kepada BP Batam untuk mendekati industri yang bisa menyediakan tenaga-tenaga pengajar bagi Poltekneg Batam, melalui program KKNI. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here