Prodi TE Terapkan Internasionalisasi

0
482
MENERANGKAN: Salah satu mahasiswi dari Perancis, Elisa menerangkan mata kuliah saat mengikuti pertukaran pelajar di UMRAH, belum lama ini. f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Program Studi (Prodi) Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Maritim Raja Ali Haji (FT-UMRAH) menerapkan program internasionalisasi. Hal ini dikatakan Ketua Prodi TE UMRAH Eko Prayetno ST M Eng kepada Tanjungpinang, Pos, belum lama ini.

Ia menganggap program internasionalisasi penting sebagai cikal bakal mengasah kemampuan siswa dan dosen dalam menggunakan bahasa Inggris. Kini, TE sudah terakreditasi B dan perlu meningkatkan jaringan hingga ke luar negeri.

Upaya itu, dengan mempertahankan serta mengembangkan lebih lanjut kerja sama yang sudah terjalin dengan beberapa perusahaan dan perguruan tinggi lainnya. Kerja sama itu sudah berjalan dengan beberapa peguruan tinggi dalam dan luar negeri melalui MoU yang sudah dilaksanakan Rektor UMRAH, Prof Dr Syafsir Akhlus MSc dengan pihak-pihak terkait.

Ia menjelaskan, Akhlus menilai hubungan interbasional penting. Ini harus dimulai melalui program dan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan dan jurusan yang akan siapkan untuk Internasionalisasi.

Contoh keseriusan untuk memulai Internasionalisasi secara internal yakni dengan menginisiasi dosen-dosen Teknik Elektro untuk menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar mengajar. Selain itu, juga meminta mahasiswa mulai memberanikan diri melekukan presentasi dan diskusi dengan mempergunakan bahasa Inggris.

”Dalam penerapan metode ini, akan terjadi sebuah pelatihan atau exercise dan praktik untuk mahasiswa dapat mengenal lebih baik istilah atau kosa kata bahasa Inggris teknik. Selain itu, mahasiswa mampu me-review tulisan yang berbahasa inggris sebagai referensi, untuk menyusun makalah ataupun presentasi dalam bahasa inggris,” ujar Eko Prayetno.

Dengan demikian, akan dapat mempersiapkan mahasiswa Teknik Elektro berinteraksi dengan mahasiswa asing yang mengambil perkuliahan di bidang Teknik Elektro. Ini juga langkah mempersiapkan mahasiswa mengikuti perkuliahan singkat dalam rangka pertukaran pelajar atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di perguruan tinggi berada di luar negeri termauk mitra kerja sama.

Selain itu, Eko Prayetno juga melihat hal positif yang didapat oleh dosen pengajar. Yaitu pembiasaan dan mengasah kemampuan Dosen dalam menggunakan bahasa Inggris. Dimulai di ruang kelas dan nantinya menjadi percakapan sehari-hari. Sehingga ketika akan presentasi di luar negeri nantinya dalam rangka konferensi internasional ataupun research project related activities sudah bisa.

Ada pun penerapan internasionalisasi adalah kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan, di semester genap tahun lalu. Ia menceritakan, sebelumnya, satu orang mahasiswi dari perguruan tinggi mitra UMRAH yakni IMT Atlantique Nantes di Perancis Elisa telah mengikuti program student exchange selama satu semester di UMRAH.

Menurutnya, proses belajar mengajar ini telah mendapatkan respon positif dari mahasiswa UMRAH karena semangat menerapkan. Begitu juga dnegan tenaga pengajar siap menerapkan program internasionalisasi. Diharapkan, melalui kegiatan ini akan semakin meningkatnya kunjungan tenaga pengajar, dan peneliti asing dari beberapa perguruan tinggi mitra UMRAH di luar negeri. Tujuannya, agar mahasiswa jurusan TE UMRAH dapat bekerjasama didalam penelitian bersama dan program magang ke luar negeri nantinya. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here