Produk Batam Ganti Label di Manca Negara

0
168
Pegawai Pemko Batam saat menunjukan hasil produksi UMKM yang ada di Batam beberapa waktu lalu. f-istimewa/humas pemko batam

BATAM – Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemko Batam, Pebrialin menyebutkan jika UMKM Batam mengalami ganjalan, saat ekspor ke Singapura. Saat produk akan dibawa dari Batam label atau merk Batam diganti atau dipakai pihak Singapura. Kondisi ini menjadikan produk UMKM Batam tidak dikenal masyarakat Singapura.

Pengakuan itu disampaikan Pebrialin, berangkat dari pengalaman pelaku UMKM yang disampaikan ke pihaknya saat dirinya menjadi Kadis Parawisata Batam, beberapa bulan lalu. Secara kemasan diakui, produk Batam belum menarik.

”Itu waktu saya Kadis, ada UMKM kita punya produk bawang goreng. Terganjal persyaratan label. Jadinya kerja sama dengan pedagang Singapura yang memakai merk mereka,” cetusnya.

Pada hal diakui, produk UMKM itu beredar di pasar Singapura sebagai produk orang Singapura. Sementara yang sebenarnya, produk itu berasal dari Batam. Berikut dengan kemasannya.

”Di pasaran (Singapura) itu diterima. Tapi bukan produk Batam. Untuk kriterianya (Singapura) itu saya kurang tau, yang pasti kemasan kita masih belum bagus,” sambungnya.

Untuk kemasan, Pebrialin jika Batam sudah memiliki rumah kemasan. Rumah kemasan itu dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas kemasan yang ada. ”Kalau soal rasa sudah sangat mumpuni. Kita harapkan UMKM kita mampu bersaing, dengan pelatihan-pelatihan yang diberikan,” ujarnya.

Dia menilai, UMKM Batam juga kurang percaya diri dengan merk lokal, sehingga membiarkan produknya digunakan dengan label mancanegara. ”Harusnya kita bisa memperbaiki kualitas kemasanya. Pemerintah daerah mendampingi UMKM yang belum bisa bersaing dalam hal kemasan,” imbuh Pebrialin. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here