Produk Impor Tak Sesuai SNI Banyak Beredar

0
39
Barang-barang ilegal hasil tangkapan instansi terkait saat dimusnahkan, belum lama ini. F-DOK/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Produk impor yang tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) masih banyak beredar di Kepri. Bahkan, barang-barang tak memiliki SNI masih tinggi di tengah masyarakat. Perlu pengawasan ekstra dari dinas terkait, supaya barang tersebut tidak beredar luas di tengah masyarakat.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Kepri Burhanuddin, dalam pengawasan barang yang beredar di daerah Provinsi Kepri, banyak komponen yang harus terlibat. Mulai dari hulu dan hilirnya.

”Misalnya, siapa yang mengawas di kawasan border. Ada Bea Cukai dan juga Karantina. Bahkan keterlibatan pemerintah daerah, yang mengeluarkan izin,” terang Burhanuddin, kemarin.

Kata dia, keterlibatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan. Kemudian, tidak terlepas juga Majelis Ulama Indonesaia (MUI) untuk memberikan kepastian kehalalnya.

”Selain BPOM dan MUI, juga dua instansi yang saling berkoordinasi seperti dinas kesehatan serta pertanian,” tambahnya.

Menurutnya, Disprindag Provinsi sudah melakukan sidak terkait berbagai isu yang beredar barang-barang ilegal yang dapat merugikan masyarakat luas.

”Yang melanggar sudah pun kami panggil, bahkan LPKSM (Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat) ada BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen). Ada juga Satgas Pangan dari Polda Kepri,” terang Burhanuddin.

Menurutnya, pertanyaannya, kalau ada pengaduan masuk dari masyarakat, dan memang ada buktinya di lapagan, maka tidak segan-segan PPNS Perlindungan Konsumen langsung terjun ke lapangan.

”Untuk menertibkan barang ilegal, perlu koordinasi seluruh stakeholder, termasuk barang tidak standar SNI,” ujarnya. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here