Produksi Industri Mikro Kepri Naik

0
41
SUASANA pameran Pekan Industri Ekonomi Kreatif di TCC Tanjungpinang, belum lama ini. F-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pertumbuhan produksi industri manufaktur Mikro Kecil Triwulan IV-2017 di Kepri secara total naik sebesar 6,19 persen dibandingkan Triwulan III-2017. Capaian pada triwulan ini berada di atas pertumbuhan nasional yang tumbuh negatif sebesar 0,21 persen.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Stattistik (BPS) Provinsi Kepri, pertumbuhan produksi industri manfaktur Mikro Kecil Triwulan IV-2017 dibandingkan Triwulan IV-2016 (y-o-y) secara total menunjukkan kenaikan sebesar 22,15 persen. Capaian ini juga berada di atas pertumbuhan secara nasional yang tumbuh sebesar 4,59 persen.

”Jenis-jenis industri yang termasuk tiga besar pertumbuhan tertinggi pada Triwulan IV-2017 (q-to-q) adalah industri alat angkutan lainnya naik 50 persen. Industri pengolahan lainnya naik sebesar 20 persen dan industri furniture naik 13,38 persen,” ujar Panusunan Siregar, Kepala BPS dalam pres rilis yang diterima redaksi koran ini.

Sementara itu, industri yang mengalami penurunan para Triwulan IV-2017 (q-to-q) adalah industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furniture), barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya turun 5,11 persen, industri tekstil turun 4,47 persen dan industri makanan turun 2,44 persen.

Sektor industri manufaktur sangat berperan penting dalam perekonomian nasional. Terbukti dari kontribusi sektor ini yang memberikan nilai tambah terbesar diantara sektok ekonomi lainnya.

Berdasarkan angka Produk Domestik Bruto (PDB) menurut harga berlaku, pada tahun 2016 kontribusi sektor industri manufaktur terhadap perekonomian mencapai 20,51 persen. Sedangkan di Provinsi Kepri, kontribusi industri manufaktur mencapai 37,33 persen. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here