Produksi Rendah, Konsumsi Ikan Tinggi

0
644
PJ Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza meluncurkan sistem PKK online, atau penerapan pemohonan dan pemeriksaan karantina, kemarin.f-raymon/tanjungpinang pos

Pj Wako Launching PKK Online

TANJUNGPINANG – DALAM kurung waktu setahun, masyarakat Tanjungpinang mengonsumsi ikan sebanyak 52 kilogram per orang. Sementara, produksi perikanan masih rendah. Hal ini diungkapkan oleh Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza menyebutkan, konsumsi ikan di Tanjungpinang hampir 52 kilogram per orang, dalam kurung waktu setahun. Menurut Pj Wako Tanjungpinang, jumlah ini cukup tinggi, jika dibandingkan dengan pusat, yang mencapai 36 kilogram per tahunnya.

”Konsumsi ikan kita cukup tinggi sekali. Makanya produksi perikanan kita masih rendah, dibandingkan daerah lain seperti Trenggano mencapai 1,6 juta ton per tahun. Padahal wilayah lautnya tidak luas, dari pada kita,” katanya di sela launching sistem pelayanan online Permohonan dan Pemeriksaan Karantina (PKK), Senin (16/4).

Baca Juga :  Anggota Kwarda Berwisata di Gedung Gonggong

Ariza mengatakan, untuk meningkatkan dan menambah pasokan ikan di Tanjungpinang, yaitu dengan cara menambah armada. Karena selama ini, masih proses penyesuaian, dari proses pukat trawl yang tidak diperbolehkan lagi. ”Mudahan-mudahan kalau armada kita ditambah, maka dapat berpengaruh dengan peningkatan produksi,” sebutnya.

Ia berharap, semua stakeholder dapat menggunakan perizinan yang sudah online itu. Selain cepat dan mudah serta membayar sendiri, dengan menggunakan sistem online maka akan keluar surat perikanan.

Penerapan Permohonan dan Pemeriksaan Karantina (PPK) Online kepada seluruh stakeholder di Tanjungpinang ini, bertujuan untuk mewujudkan penyediaan pangan sehat untuk peningkatan gizi masyarakat.

Baca Juga :  Izin Sedang Diurus, Ruko Sudah Berdiri

Kepala Kantor Balai Karantina Ikan Pengendali dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Tanjungpinang, Felix Lumbantobing mengatakan, ini pengalihan status dari stasiun menjadi balai. Diharapkan dengan meningkatnya status maka pelayanan untuk stakeholder lebih lancar, termasuk yang selama ini masih konvensional.

”Dengan adanya penerapan PPK Online tidak harus menunggu berlama-lama dan sangat mendukung kegiatan BKIPM Tanjungpinang,” jelasnya.

Dengan adanya PPK Online ini artinya stakholder sudah bisa mengakses dari rumah yang telah memilik akses internet, sehingga salah satunya dapat memperlancar. Mulai dari pendaftaran pengisian data-data sampai ke pembayaran semua sudah menggunakan sistem online.

Baca Juga :  Nasabah Mulai Tebus Perhiasan Jelang Lebaran Idul Adha

”Upaya kita untuk menjamin mutu ikan di Tanjungpinang, mulai dari prosesing. Karena kita mendahulukan inspeksi kepada setiap stakeholder,” ujarnya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here