Program Kelapa Sawit Ditagih

0
229
BUPATI Hamid Rizal ketika melihat pabrik pengolahan kopra di Kecamatan Midai. F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

Masyarakat Natuna menagih janji Bupati Natuna Hamid Rizal saat kampanye, yakni program kelapa sawit. Warga meminta janji itu bisa direalisasikan bupati di tengah-tengah masyarakat.

NATUNA – Pada pentas politik 2015 lalu, program pengembangan kelapa sawit turut menyeruak ke permukaan di panggung-panggung politik. Pasangan Calon Bupati Hamid Rizal dan Ngesti Yuni Suprapti waktu itu, menjadi kandidat yang paling getol menyebut program ini menjadi program kampanyenya di Natuna.

Pada saat itu, keduanya bertekad untuk menghidupkan kembali puluhan ribu hektare kelapa sawit yang dulu pernah ada. Program ini mereka yakini sangat mumpuni, untuk mendongkrak gerakan ekonomi masyarakat melalui sektor ketenagakerjaan dan usaha.

Namun kini, kelapa sawit itu belum ada ceritanya sama sekali baik di tataran perencanaan apalagi di tataran praktis sebagaimana yang dijanjikan dulu. ”Program kelapa sawit gimana ceritanya sekarang. Dulu sewaktu kampanye pak bupati mau membuat program kelapa sawit,” kata Yanto, seorang warga Desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah di Ranai, Jumat (10/8).

Yanto mengaku sepaham dengan Buypati Hamid, mengenai terobosan jitunya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran melalui program perkebunan kelapa sawit itu. ”Dengan itulah kami mendukung Pak Hamid dulu hingga beliau menang jadi bupati,” sambungnya.

Yanto berkata, dulu Hamid dengan bahasa yang lugas menggambarkan kepada masyarakat bahwasanya kelapa sawit dapat berperan besar dalam membangun ekonomi. Dengan membuka lahan sawit seluas 30.000 hektare saja, sudah banyak mengurangi beban pengangguran. Sebab, per hektare sawit dikelola dua orang maka sudah bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 60.000 orang.

Artinya hampir seluruh masyarakat Natuna yang pada usia kerja, dapat bekerja dari total masyarakat Natuna yang hanya berjumlah kurang lebih 70 ribu jiwa saja. ”Ini yang membuat kami merasa senang sekali dulu, dan kami selaku warga yang tinggal di wilayah perkebun tetap berharap janji itu bisa diwujudkan, mudah-mudahan pada tahun ketiga beliau memerintah ini, program itu bisa diwujudkan,” harap Yanto. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here