Protes Pukat Mayang, Nelayan Demo ke DPRD

0
729
BUPATI Anambas Abdul Haris SH saat berdialog dengan ratusan nelayan dari HNSI Anambas terkait beroperasinya kapal pukat mayang yang membuat resah nelayan Anambas.F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Ratusan nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Anambas, menuntut pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Nelayan beroperasinya kapal pukat mayang.

ANAMBAS – Tuntutan tersebut disampaikan saat menggelar aksi demonstrasi ke Kantor DPRD Anambas dan aksi tersebut dikawal personel TNI/Polri, Senin (22/1). Saat itu, nelayan ramai-ramai bergerak dari Pasar Ikan Tarempa sekitar pukul 11.00 WIB dengan berjalan kaki menuju Kantor DPRD.

Ratusan nelayan menyampikan aspirasi menuntut penghentian kapal pukat mayang di depan Kantor DPRD tersebut dan di sana hanya ada tiga orang anggota DPRD. Sedangkan anggota lainnya sedang tidak berada di tempat pergi ke luar daerah untuk melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker).

Baca Juga :  Rawan Kebakaran, Damkar Siapkan Hidran

Tuntuntan pembentukan Pansus Nelayan tersebut, subtansinya antara lain berisi sejumlah persoalan yang terjadi pada nelayan sejak Anambas dimekarkan.

”Kita mendesak DPRD untuk membentuk Pansus Nelayan, terkait keberadaan kapal pukat mayang yang mencari ikan di perairan laut Anambas. Keberadaan kapal pukat itu, dinilai meresahkan nelayan Anambas. Mereka menggunakan alat tangkap yang diduga melanggar peraturan. Hal ini dapat ditindak lanjuti, dengan segera dan jangan dibiarkan terlalu lama,” kata Dedi Syahputra, Sekretaris HNSI dalam orasinya, Senin (22/1).

Selain itu, tambah Dedy, pihaknya juga mendesak kepada DPRD untuk menjalankan fungsinya dengan baik yakni melakukan pengawasan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (DP3).

Baca Juga :  Millinial Dorong Ical Long Enon Maju di Pilgub Kepri

Sebab, Dinas Pertanian dan Perikan dinilai lambat dalam menangani persoalan di lapangan dan dianggap tidak berfungsi.

”DPRD harusnya menjalankan fungsi pengawasan dengan baik kepada Pemda, dan jangan dibiarkan seperti ini berlarut-larut. Akhirnya, nelayan harus datang ke sini menyampaikan protesnya karena persoalan tak kunjung selesai,” sesalnya.

Sementara itu, Sofyan salah satu orator dalam aksi tersebut menyampaikan, tujuan pihakya mendesak DPRD membentuk Pansus Nelayan agar persoalan dapat diselesaikan. Sofyan juga menuding Dinas terkait lemah dalam merespon sejumlah persoalan yang terjadi di lapangan.

Baca Juga :  Dua Provider Masih Atasi Gangguan

”Kita minta DPRD evaluasi kembali. Sebab, Dinas Pertanian dan Perikanan mestinya berdiri sendiri. Kenapa Bintan, Karimun bisa dan Anambas tidak bisa. Inilah fungsi DPRD,” kata Sofyan.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here