Proyek Berakhir 15 Desember

0
33
Rudi

Progres Proyek Pemprov dan Pemko 80 Persen

Pengerjaan proyek pembangunan di Batam, ditargetkan sudah selesai 15 Desember 2018. Saat ini pekerjaan diakui sudah 80 persen, sesuai dengan ketersediaan anggaran. Selanjutnya, kelanjutan proyek pembangunan itu akan dilanjutkan 2019.

BATAM – Secara umum, saat ini pekerjaan proyek itu sekitar 70 sampai 80 persen, sebelum selesai tahun depan.

Demikian diakui Wali Kota Batam, HM Rudi, Senin (3/12) di Batam. ”15 Desember ditutup semua. Dilanjutkan tahun depan. Jadi sekarang tinggal bagian akhir dan sebagian sudah istirahat. Jadi pekerjaan sudah hampir 100 persen dari target pekerjaan tahun 2018 ini. Misalnya, dari satu proyek jalan, tahun ini selesai 50 persen. Itu yang sudah hampir 100 persen,” bebernya.

Sehingga, direncanakan awal tahun depan, kelanjutan proyek tahun ini akan dilanjutkan dengan lelang tahun depan. ”Jadi kita lelang lanjutkan tahun depan dengan lelang baru. Menurut saya, sekitar 70 hingga 80 persen progres pembangunan itu,” kata Rudi.

Diakui, pembangunan tidak sampai tuntas setiap proyek pembangunan, karena terkendala anggaran. ”Tersendat dengan PAD kita yang tak capai target. Makanya pekerjaan juga terhenti sendirinya,” sambungnya.

Dengan anggaran yang terbatas tahun ini, diakui akan mempengaruhi perencanaan pembangunan tahun depan. Namun ditegaskan, pihaknya tidak melakukan efisiensi anggaran sesuai dengan visi dan misi mereka, maka disiapkan program yang menjadi prioritas.

”Tak ada efisiensi. Semakin banyak kita bangun semakin banyak anggarannya. Kita tidak bicara efesiensi. Kalau bicara efesiensi maka berhenti. Tapi efesiensi dalam penggunaan anggaran tepat itu yang perlu kita jawab,” imbuhnya.

Sementara terkait dengan progres pembangunan di bawah tanggungjawab Pemprov, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, sudah berjalan baik. Kabupaten/kota di Kepri juga dinilai sudah berjalan dengan maksimal. Sementara untuk Kepri, saat ini serapan anggaran sudah 80 persen.

”Semua kabupaten/kota di Kepri, menurut saya sudah cukup maksimal menggunakan anggaran. Alhamdulillah penyerapan anggaran cukup besar. Setiap dinas hampir 80 persen. Memang ada yang lambat, tapi kendala teknis saya belum cek,” beber Nurdin.

Dikatakan pembangunan proyek harus sesuai perencaan.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here