Proyek Gurindam 12 Ikon Pariwisata Baru

0
1524
PULAU BAYAN: Inilah Pulau Bayan berada di tengah-tengah antara Pinang Marina dengan Kampung Bugis. Rencananya, pemerintah akan membangun jembatan dari Pinang Marina-Pulau Bayan-Kampung Bugis. f-adly tanjungpinag pos

Proyek pembangunan dan penataan kawasan Tepilaut yang disebut pembangunan kawasan terpadu Gurindam 12 itu mulai dilelang.

TANJUNGPINANG – Pembangunan proyek multiyears yang diajukan Pemprov Kepri senilai Rp 518 miliar, untuk tahap pertama tahun ini Rp 120 miliar, di tahun 2019 Rp 200 miliar dan tahun 2020 Rp 190 miliar,

Proyek Gurindam 12 itu untuk meningkatkan perekonomian serta pariwisata di Ibukpota provinsi Kepri. Juga salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan kendaraan mendatang. Kawasan terpadu Gurindam 12 tersebut, mencakup pembangunan di Pantai Impian, Batu Hitam, Teluk Keriting, Tugu Pinsil, Pantai Impian, Batu Hitam, Teluk Keriting, Tugu Pinsil, Tepilaut, Taman Gedung Gonggong, Pelabuhan Sribintan Pura, Pulau Penyengat, Pelantar 1 dan II, sampai dengan Pinang Marina.

Kawasan terpadu Gurindam 12 akan dikerjakan melalui dinas terkait, Dinas Perkim, Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta OPD lainnya. Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan pembangunan kawasan terpadu Gurindam 12 bila sudah jadi akan jadi ikon Ibukota Kepri, Kota Tanjungpinang.

Tidak hanya itu, jika sudah nampak wujudnya, maka menjadi salah satu kebanggaan masyatakat Kepulauan Riau pada umumnya. Nurdin bertekat ingin membangun kawasan tersebut, karena Tanjungpinang adalah daerah yang salah satu paling sering menggelar event pariwisata yang berada di pesisir laut.

”Yang terpenting adalah rencana Pembangunan kawasan Gurindam 12 ini, sebagai solusi mengatasi kemacetan kendaraan,” jelas Nurdin kepada wartawan di Kantor Gubernur Kepri Pulau Dompak, Selasa (2/1).

Nurdin membeberkan, rencana pembangunan kawasan ini, selain menambah ikon baru khusus penataan Tanjungpinang, dirinya juga memprediksikan, bahwa perkembangan pertumbuhan kendaraan di Ibukota akan terus meningkat. Maka bukan tidak mungkin, Tanjungpinang akan terjadi kemacetan yang luar baiasa. ”Karena saat ini, konsentrasi kepadatan kendaraan, aktivitas bisnis di Kota Batam itu sudah cukup padat. Ini salah satu langkah strategis kita,” tambahnya

Bahkan tidak hanya di Batam, lewat aktivitas unggulan pariwisata, Bintan sendiri saat ini sudah mulai maju dan berkembang.

Mulai Tata Kampung Bugis
Maret Jalan lingkar bakal mengatasi pembangunan rumah di pesisir pantai Kampung Bugis. Karena jalan lingkar salah satu program pemerintah pusat yang diperuntuhkan untuk mengatasi kawasan kumuh di Tanjungpinang.

Bahkan pemerintah mengusulkan dana pembangunan jembatan dari Pinang Marina melalui Pulau Bayan ke Kamung Bugis. Kelurahan Kampung Bugis salah satu daerah yang masuk kawasan kumuh.

”Pemerintah pusat yang sebut, kampung kite (Kampung Bugis, red) masuk kawasan kumuh. Saye tak tau. Saya hanya membantu pemerintah untuk mensukseskan program pemerintah ini,” kata Jamaluddin, Lurah Kampung Bugis kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (2/1).

”Kalau tidak salah saya lebar jalan lingkar itu tiga meter gitu. Coba tanya dinas terkait,” ucap Jamal.

Setelah jalan lingkar dibangun, katanya, akan dipasang jaring. Supaya sampah kiriman setiap tahun tidak ada lagi masuk ke kawasan itu. Kalau pengakuan dari warga sekitar, kata dia, merupakan sampah kiriman dari laut. ”Ya, kita sama-sama tau aja lah sampah darimana datangnya,” singkat dia.

Terpisah, Lurah Tanjungunggat, Said Fatahillah mengatakan, Tanjungunggat masuk kawasan kumuh, adalah sebutan dari pemerintah pusat. Karena pemerintah pusat ada program ”kotaku” Kota Tanpa Kumuh. ”Kawasan kumuh, pasti daerah pesisir pantai. Seperti di daerah kita, masih di pesisir pantai,” kata Said.

Kemungkin lagi, lanjut dia, indikator kawasan kumuh bisa jadi rumahnya berdekatan antara satu rumah dengan rumah lainnya. Kemudian, banyak sampah berserakan di tempat tinggal pesisir pantai dan masih banyak lagi. “Empat titik yang akan di tata atau di kemas dalam program tersebut. Cuman saya lupa di mana saja lokasinya di Tanjungunggat. Semoga program ini sukses untuk rakyat,” sebut dia.(SUHARDI-ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here