Proyek Gurindam 12 Wajah Ibukota

0
580
Warga turun tangka akan naik pompong menuju Kampung Bugis dari Pelabuhan Pelantar II Tanjungpinang, kemarin.f-suhardi/tanjungpinang pos
Penataan kawasan Tepilaut Tanjungpinang terus digesa. Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan proyek Gurindam 12, mulai pembangunan jalan lingkar dan reklamasi pantai Tepilaut, merupakan proyek prioritas tahun ini, dan tahun 2020 mendatang.

TANJUNGPINNAG – ”Mulai tahun dan tahun depan, Pemprov hanya fokus untuk meningkatkan pembangunan proyek Gurindam 12. Proyek ini tidak boleh berhenti harus berlanjut,” kata Nurdin Basirun, usai meresmikan beberapa proyek di Tanjungpinang, termasuk peresminan Pelabuhan Pelantar II Tanjungpinang, Kamis (3/4).

Kata Nurdin, proyek Gurindam adalah proyek yang akan merubah wajah Ibukota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tanjungpinang supaya tertata dengan baik dan cantik.

”Wajah Tanjungpinang harus cantik, sebagai pintu masuk ke pusat pemerintahan Kepri,” ujarnya.

Baca Juga :  Pegadaian Tanjungpinang Timur Buka Kredit Emas Mulia

Ia juga membeberkan, lebih dari 15 paket proyek fisik lebih banyak fokus di Kabupaten Karimun. Mantan Bupati dua Periode di Karimun tersebut memberi pandangan bahwa pembangunan fisik di Tanjungpinang lebih fokus pembangunan penunjang sarana keagamaan.

Sementara pengentasan masalah banjir, infrastruktur jalan serta mendorong pertumbuhan lainnya, baru akan dimulai 2020 mendatang akan dikembangkan.

”Saya minta kita bersinergi, saya bukan pemain sulap. Seperti kemajuan Batam saat ini, itu salah satu sinergitas antara pemko dan Pemrov,” sebut Nurdin.

Tahun anggaran 2019, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri mengalokasikan sekitar Rp277,6 miliar untuk 28 paket proyek strategis yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Pedagang Serbu UPTD Metrologi Legal

Berdasarkan data yang diperoleh dari Biro Pelayanan Pengadaan Provinsi Kepri pada Senin (28/1/2019), dari ke 28 paket itu, Kota Tanjungpinang mendapatkan alokasi anggaran paling banyak yakni sekitar Rp184,6 miliar, yang diperuntukkan bagi enam paket proyek.

Adapun rinciannya Rp167,2 miliar untuk lanjutan pembangunan proyek multiyears Penataan Proyek Pesisir Gurindam 12. Kemudian lima paket proyek lainnya dengan alokasi anggaran sekitar Rp17,4 miliar, diperuntukkan bagi penataan kawasan pusat pemerintahan Pulau Dompak.

Dari ke 28 paket proyek strategis itu, Kabupaten Karimun juga menjadi daerah yang mendapatkan paket proyek terbanyak yakni sebanyak delapan paket dengan nilai sekitar Rp20,4 miliar. Sedangkan kabupaten/kota lainnya yakni Kabupaten Lingga empat paket Kota Batam tiga paket, Kabupaten Natuna tiga paket dan Kabupaten Kepulauan Anambas dua paket proyek. Dengan alokasi anggaran Rp13,5 miliar untuk Kota Batam, Rp5,6 miliar untuk Kabupaten Bintan, Rp26 miliar untuk Kabupaten Lingga.

Baca Juga :  PM-PTSP Gelar Sosialisasi Perizinan OSS

Kemudian Kabupaten Natuna Rp 13 miliar dan Rp 14,4 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Anambas. (SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here