Proyek Gurindam Dua Belas Dimulai

0
402
Satu kapal tongkat membawa batu granit untuk pembangunan pengamanan Tepilaut berlabuh di depan Melayu Square Tanjungpinang, kemarin. f-suhardi/tanjungpinang pos

Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR, mulai mengerjakan proyek pengamanan pantai Tepilaut, Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Nilai proyek tersebut Rp90 miliar, untuk tiga wilayah. Proyek ini untuk mendukung proyek gurindam 12. Pengerjaannya, pertama di kawasan Tepilaut Tanjungpinang. Selain itu, ada juga proyek BWS di Nongsa Batam dan Karimun. Pekerjaan pengamanan pantai Tepilaut dikerjakan oleh PT Fatimah Indah Utama dengan konsultan pengawas PT Inakko Internasional Konsulindo.

Pembangunan pengamanan pantai Tepilaut bagian dari proyek jalan lingkar yang akan dibangun oleh Pemprov Kepri. Rencana awal, pekerjaanya jalan lingkar dimulai dari depan Gedung Daerah ke kawasan Taman Boenda, Tugu Pensil, depan SMAN 5, Teluk Keriting dan sampai ke Dompak, juga akan dikerjakan.

Pembangunan jembatan lingkar ini ditargetkan rampung pada tahun 2020 nanti. Biaya pembangunan tahun ini sebesar Rp98 miliar, tahun 2019 sebesar Rp211 miliar dan tahun 2020 sebesar Rp198 miliar. Proyek ini dikerjakan multiyears.

Pantuan di lokasi, sudah beberapa hari terakhir ini satu kapal tongkat yang mengangkut batu granit, sudah berlabuh di kawasan Tepilaut, posisinya di depan Melayu Square. Di atas kapal tersebut, terlihat ada alat berat.

Di depan SMAN 5 Tanjungpinang, alat-alat untuk pembangunan pengamanan ombak, seperti balok sudah tersedia. Aktivitas pengerjaanya mulai terlihat sejak Sabtu siang kemarin.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tanjungpinang, H Surjadi menjelaskan, proyek tersebut, bukan dikerjakan oleh Pemko, tapi dikerjakan oleh BWS bersumber dari dana APBN. Pembangunan tersebut juga bagian dari rencana Pemprov untuk bangun jalan lingkar di kawasan tersebut.

”Untuk lebih lengkapnya atau informasi lebih rinci, bisa langsung ke pemerintah provinsi,” ujar Surjadi.

Sementara, terkait pengerjaan proyek ini, pihak BWS Sumatera IV bersama Dinas PUPP Kepri sudah melakukan audiensi dengan tokoh masyarakat di kawasan sekitar. Bahkan, saat itu tampak hadir, Kabid Bina Marga PUPP Endrija, serta Rodi Yantari. Perwakilan pihak BWS Sumatera IV yang memaparkan, Robby Indra Gartika, terkait proyek pembangunan pengamanan pantai Tepilaut ini.

Dalam halaman website resmi milik, BWS Sumatera IV sudah melakukan aktivitas sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan waktu menjelaskan itu, pihak BWS berjanji sangat menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan kerja dan fasilitas umum warga.(SUHARDI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here