Proyek Jalan Desa Rewak-Tanjung Kusik Digesa

0
504
JALAN lintas yang menghubungkan Desa Rwak dan Dusun Tanjung Kusik tampak sedang dikerjakan dan digesa tahun ini selesai terlihat alat berat sedang bekerja.F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

Masyarakat Desa Rewak sangat gembira dan bersyukur, atas terlaksananya pembangunan akses jalan yang menghubungkan antarwilayah yakni Desa Rewak menuju Dusun Tanjung Kusik.

ANAMBAS – Harapan itu akhirnya terwujudkan, setelah sekian lama dinanti. ”Di zaman kepemimpinan Abdul Haris dan Wan Zuhendra harapan kami, bisa diwujudkan dengan terhubungnya akses jalan itu,” kata Darwis, selaku anggota BPD, Selasa (5/6).

Akses jalan yang menelan anggaran sekitar Rp18 miliar itu, dikerjakan oleh PT Prima Sejati dan diyakinkan akan selesai akhir tahun 2018. Akses jalan ini sangat dibutuhkan, dan diketahui Desa Rewak sebagai desa tertua ke dua di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur. Sekian puluhan tahun menjadi desa, kini baru bisa menikmati akses jalan yang layak.

Baca Juga :  Akhir Tahun, Kepala OPD Dievaluasi

”Kalau menurut kontraktor kemarin akhir tahun ini, jalan itu sudah selesai diaspal dan tidak sakit lagi kami melintas jalan itu ketika menuju dusun Tanjungkusik,” ucapnya.

Darwis juga mengatakan, Dusun Tanjungkusik akan dan sudah dilirik dari sejumlah investor untuk dibangun perhotelan berbintang lima. Ia juga berharap, bahwa kedepannya jika sudah terlaksana hotel dan resor akan merekrut tenaga kerja yang banyak khususnya warga lokal dan sekitar daerah Anambas pada umumnya.

Ia juga menambahkan, bahwa Desa Rewak kini akses telekomunikasi sudah berfungsi meskipun hanya untuk melakukan telepon saja untuk sinyal internet belum bisa.

Baca Juga :  Sembako di Atas HET, Satgas Gelar Sidak

”Walaupun belum ada internet dikampung kami, tapi kalau untuk menelepon sudah sangat mudah. Kami juga tidak menyangka secepat itu pembangunan yang dilakukan oleh pak Bupati dan Wakil Bupati kali ini,” sebutnya.

Selain itu, warga lainnya Safarudin mengatakan, bahwa penerangan juga sudah ada meskipun biaya minyak operasional dipungut dari masing-masing rumah. Ia menyebutkan, nyala listrik mulai dari pukul 17.00 hingga pukul 00.00 malam.

Ia juga menjelaskan, puasa di Ramadan ini masyarakat sangat terbantukan. Sebab, aliran lisrtrik nyala hingga pagi dan biaya minyak ditanggung oleh pihak Kantor desa bersama pihak BPD. (INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here