Proyek Jalan Rp 7,8 Miliar Tak Dikerjakan

0
277
WARGA saat melintas di jalan menuju astaka MTQ yang berdebu dan proyek jalan itu tak kunjung dikerjakan oleh perusahaan pemenang tender. F-ISTIMEWA

NATUNA – Jalan yang berdebu dan berlumpur di kala hujan membuat kemegahan Astaka Di Kecamatan Bunguran Timur Laut menjadi luntur. Hal ini dikarenakan, pembangunan jalan yang diharapkan masyarakat tak kunjung dikerjakan. Padahal pelaksanaan perhelatan MTQ ke-IX hanya tinggal menghitung hari. Putra, warga Kecamatan Bunguran Timur Laut mengatakan, pihaknya menyayangkan sampai detik ini pembangunan jalan menuju astaka tidak kunjung direalisasikan.

”Katanya mau peningkatan jalan lapis hotmix di ruas jalan Sekalong-Limau Manis (Ibnu Kulum) Kecamatan Bunguran Timur. Tetapi sampai sekarang saja tanda-tanda pembangunan tidak ada,” ucap Putra saat ditemui di lokasi jalan antara sekalong-limau manis, Minggu (17/3).

Apalagi pihaknya mendengar informasi, bahwa pembangunan jalan tersebut proritas dan sudah ada pemenang proyeknya sebesar Rp 7,8 miliar. Jika sampai waktu perhelatan MTQ ke-IX berlangsung tak kunjung dikerjakan, sudah pasti banyak masyarakat yang kecewa sekali. Sebab, masyarakat tahu jalan itu sangat diproritaskan supaya akses menuju astaka bisa diaspal.

”Sungguh terlalu. Padahal perhelatan MTQ ke IX Kabupaten Natuna sudah tinggal menghitung hari saja, tetapi nyatanya sampai sekarang saja tidak ada tanda-tanda akan diaspal,” ucapnya.

Bupati Hamid Rizal juga mengaku kecewa dengan kinerja para OPDnya yang hingga kini jalan menuju astaka atau lokasi MTQ ke-IX di Kecamatan Bunguran Timur Laut sampai saat ini pun belum ada tanda-tanda dikerjakan.

Kekecewaan Bupati Natuna Hamid Rizal sangat jelas, lantaran pemenang tender untuk memperbaiki jalan menuju lokasi MTQ tingkat kabupaten yang berada di belakang Kantor Camat Desa Tanjung, sudah ditentukan pemenangnya supaya segera mengerjakan proyek tersebut. Namun, herannya sampai pelaksanaan doa bersama di bangunan Astaka pembangunan jalan itu tak kunjung dikerjakan.

”Padahal proyek jalan menuju astaka sudah menjadi proritas untuk segera dikerjakan, apalagi jalannya ini katanya sudah tender dan sudah di umumkan siapa pemenangnya. Proyek tersebut, hanya tinggal pelaksanaannya saja. Sebetulnya kalau hotmik tidak lama satu hari saja selesai. Jangan bikin masyarakat kecewa lagi nih,” ucap Hamid, saat mengadakan doa selamat persiapan MTQ kemarin.

Hamid menambahkan, ia berencana jika jalan tersebut tak kunjung selesai maka pemenang tender akan dibatalkan tendernya. Menurutnya, setelah dinyatakan menang tender tetapi perusahaan kontraktor itu tidak bertanggung jawab.

”Padahal kita minta prioritaskan hanya di depan ini dulu, sekitar 300 meter saja. Makanya kita berusaha lelang lebih cepat agar jalan sudah bagus sebelum acara, kalau sampai tak selesai kita batalkan pemenang tendernya. Risiko berani ambil proyek berani meyelesaikan sesuai apa yang diminta pemerintah,” tegas Hamid. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here