Proyek Jalan Sei Panas-Bengkong Dimulai

0
458

BATAM – Setelah penertiban di row jalan, Sei Panas-Bengkong, proyek pelebaran jalan akan dimulai minggu depan. Jalan Laksmana Bintan yang hubungkan Simpang Kuda Sei Panas dengan Simpang Bengkong Seken ini memiliki panjang sekitar 2,6 kilometer. Saat ini kondisi jalan hanya memiliki satu lajur di tiap jalur. Ke depannya setelah pelebaran, tiap jalur terdiri dari dua lajur.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur mengatakan, pelebaran jalan Sei Panas-Bengkong akan mulai dikerjakan pekan depan. ”Ya, kita mulai minggu depan,” kata Yumasnur.

Menurutnya, persiapan sudah sejak akhir Maret lalu. Tim Pemerintah Kota Batam telah melakukan pembersihan di jalur pelebaran. Bangunan yang ada di lahan pelebaran dibongkar dan puingnya dibersihkan dari lokasi. Wali Kota Batam, HM Rudi menyampaikan harapannya agar warga memaklumi pembongkaran tersebut.

Baca Juga :  Target Wajib Pajak Sistem Online 161

”Karena bangunan yang dibongkar berdiri di lahan milik negara, dan akan segera difungsikan untuk pelebaran jalan. Saya mohon maaf bila ada kios warga yang terkena pelebaran,” kata Rudi.

Disebutkan Rudi, pelebaran dilakukan untuk kelancaran lalu lintas sehingga mobilitas lancar dan ekonomi akan tumbuh. ”Saya mohon dukungan bapak ibu, agar pekerjaan jalan nanti berjalan lancar,” imbaunya.

Selain Jalan Laksmana Bintan bagian dalam, pelebaran juga menyentuh Jalan Laksmana Bintan yang menghubungkan Simpang BNI Sei Panas dengan underpass atau terowongan Pelita. Jalur ini rencananya akan ditambah menjadi empat lajur di tiap sisi. Pembangunannya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga :  BUMD Akan Urus Beras Murah

”Tahun depan, setelah Sei Panas kita lanjutkan pelebaran di Bengkong-nya,” tutur Rudi.

Sementara saat di Sagulung, Rudi mendapat permintaan warga Sungai Binti Kecamatan Sagulung. Ketua masjid Al Ikhlas, Puryanto menyampaikan harapan agar jalan menuju masjid yang rusak diperbaiki. Mengingat sejak pertama jalan tersebut diaspal sampai sekarang belum dilakukan perbaikan.

”Pemko Batam sudah menganggarkan dana untuk Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) yang telah dimulai sejak tahun 2016. Anggaran PIK ini meningkat tiap tahunnya, untuk tahun 2018 dianggarkan Rp1,1 miliar per kelurahan. Nanti minta diajukan dari sana. Jika tidak, bisa dimasukan ke rencana kerja Dinas Perakimtan,” kata Rudi. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here