Proyek Menara Dompak Dikebut

0
686
Menara dompak: Dua menara di pintu masuk Dompak sudah berdiri meski belum selesai 100 persen. f-suhardi/tanjungpinang pos

Menara setinggi lebih kurang tujuh meter di gerbang Pintu Masuk Jembatan Dompak sudah berdiri kokoh. Tahun 2018, Pemprov melaui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Kepri kembali melakukan lelang untuk proses pengerjaan finishing.

TANJUNGPINANG – Anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek lanjutan itu, sekitar Rp 4 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan, taman, drainase, foodcourt penambahan arsitektur melayu, serta lokasi penunjang lainnya.

”Sekarang menaranya sudah berdiri, tinggal finishing. Mudah-mudahan selesai pada Desember ini. Selanjutnya, kita mulai lelang lagi untuk progres pengerjaan lanjutan,” ujar kepala Dinas PUPP Kepri Abu Bakar kepada Tanjungpinang Pos.

Kata Abu, di tahap pertama ini, para pekerja kontraktor fokus pada pembangunan tiang pancang dan beberapa arsitektur melayu serta pembangunan batu miring di sepanjang simpang Ramayana Tanjungpinang menuju gerbang masuk utama Pulau Dompak. ”Pembangunan batu miring ini pun selesai tahun 2017 ini,” tambah Abu.

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah menyampaikan, bahwa ia sudah memanggil kepala ULP Lelang Pemprov Kepri untuk kelanjutan proyek wajah ibu kota itu. Menurutnya, Pemprov Kepri menargetkan lelang proyek fisik sudah bisa dilakukan mulai saat ini. Karena menurut Arif, paling akhir Januari 2018 seluruhnya baik fisik maupun nonfisik sudah sepenuhnya selesai dan langsung progres pengerjaan. ”Saya minta segera gelar lelang proyek fisik dan non-fisik,” tegas Arif.

Menurut Arif, hingga Jumat lalu, sudah lebih dari ratusan proyek fisik dan nonfisik yang masuk proses lelang. Arif tak mau lagi, pengerjaan proyek fisik molor lagi. ”Saat rapat dengan Menkeu, seluruh Provinsi se-Indonesia diamanahkan untuk fokus pengerjaan proyek fisik. Dan ini perintah, memang 2018 ini, fokusnya kita membangun. Pak gubernur juga menganjurkan itu,” beber Arif.

Sebagai informasi total anggaran keseluruhan untuk pembangunan menara di pintu masuk Jembatan I Dompak itu sekitar Rp 9 miliar, termasuk yang tahun 2018 senilai Rp 4 miliar. Pekerjaan penataan bundaran di Pulau Dompak juga akan mendapatkan anggaran pada tahun 2018.

Sebelumnya Nurdin Basirun, Gubernur Kepri menyebutkan akan memantau perkembangan pembangunan khususnya di Pulau Dompak. Nurdin berharap, ke depannya Pulau Dompak bisa menjadi kawasan yang lebih menarik dan indah sehingga bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, namun juga bisa menjadi kawasan wisata yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kepulauan Riau dan wisatawan mancanegara.

”Kawasan Pulau Dompak harus lebih baik ke depannya. Jika kawasan ini ditata dengan lebih indah dan menarik maka ini bisa menjadi sebuah aset bagi Provinsi Kepri yang bisa digunakan sebagai daya tarik untuk menarik wisatawan bukan hanya lokal tapi kita juga harapkan wisatawan mancanegara,” kata Nurdin saat meninjau pemancangan tiang pertama Pembangunan Menara. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here