Proyek Molor, Dishub Putuskan Kontrak

0
687
TERBENGKALAI: Inilah kondisi rehab dermaga Pelabuhan Jagoh yang terbengkalai tiga bulan. F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

LINGGA – DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga, memutus kontrak pekerjaan rehab berat Pelabuhan Jagoh.

Kontrak tersebut sebelumnya dimenangkan oleh CV Diva Lingga dengan nilai anggaran Rp 1,18 miliar. Pemutusan kontrak ini berdasarkan penilaian, bahwa perusahaan pemenang lelang tersebut tidak dapat mengerjakan pekerjaan hingga batas waktu yang ditentukan.

”Sebelum masa pekerjaan habis, sudah beberapa kali memberikan teguran kepada perusahaan tersebut untuk segera menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kontrak. Namun, kontraktornya tidak bisa memenuhi tugasnya,” kata Selamat, Kabid Perhubungan Laut Dishub Lingga, kemarin.

Selamat menjelaskan, sebelum mengambil pemutusan kontrak pihaknya Lingga telah meminta kejelasan kepada pihak kontraktor terkait kendala hingga pekerjaan terbengkalai.

Oleh pihak kontraktor dijelaskan, bahwa keterlambatan pekerjaan yang dilakukan karenakan pihak ketiga yang menjadi rekanan CV Diva Lingga untuk mendatangkan tiang pancang untuk pergantian telah memutuskan mengundurkan diri.

”Namun, hal ini tidak bisa dijadikan alasan kontraktor. Seharusnya, kontraktor mencari perusahaan tiang pancang pengganti,” ucap Selamat.

Meski pada akhirnya, kontraktor berhasil mendatangkan tiang pancang dermaga. Namun, waktu pekerjaan selama 190 hari telah berakhir dan tidak ada alasan untuk menambah waktu pekerjaan dengan adendum.

”Adindum tidak dapat dilakukan kerena alasan terbengkalainya bukan kondisi darurat,” jelas Selamat.

Pantauan Tanjungpinang Pos, saat ini tugboat pengangkut tiang panjang masih bersandar di Pelajuhan Jagoh. Beberapa tiang telah dinaikan ke pelabuhan, dan selebihnya masih di dalam palka kapal.

Atas kondisi ini, keinginan masyarakat Lingga untuk menikmati dermaga pelabuhan yang representatif belum dapat direalisasikan. Sehingga, masyarakat pengguna jasa transportasi laut masih harus terkena hujan dan panas.

Sebab, Pelahuhan Jagoh yang baru dibangun bekum dilengkapi dengan atap. ”Kami akan melakukan penilaian dulu, dari berapa persen pekerjaan yang telah dilakukan. Bila memungkinkan kelanjutan rehap, akan dilakukan pada tahun depan (2018),” imbuh Selamat. (TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here