Proyek Pemecah Ombak Ambruk

0
729
TINJAU: Anggota DPRD Anambas dari Fraksi PPP Ayub saat meninjau pemecah ombak yang ambruk di Desa Lingai, kemarin.F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – TANGGUL pemecah ombak di Desa Lingai, Kecamatan Siantan Selatan amruk diterjang ombak beberapa waktu lalu. Keberadaan tanggul tersebut, berfungsi untuk memecah ombak laut jika memasuki musim angin selatan.

Untuk itu, warga Lingai keluhkan sejumlah persoalan temasuk ambruknya tanggul pemecah ombak laut kepada Anggota DPRD Natuna. Hal itu disampaikan saat anggota Komisi III DPRD Natuna dari Fraksi PPPP Ayub saat melaksanakan reses ke III tahun 2017 di Desa Lingai, kemarin.

Ayub Anggota Komisi III DPRD KKA mengatakan, warga Lingai meminta segera dilakukannya perbaikan pemecah ombak di desa tersebut. Mengingat pemecah ombak tersebut kondisinya sudah mulai memprihatinkan. ”Pemecah ombak ini penting karena sebagai pelindung, apabila terjadi musim selatan ombak tidak langsung menghantam desa tersebut,” ungkap Ayub, kemarin.

Baca Juga :  Bangun Sarana, Pemprov Kucurkan Rp 50 Miliar

Ayub menguraikan, sarana pendidikan juga dikeluhkan warga karena masih kurangnya tenaga pengajar pada SMP satu atap. Selain itu, kekurangan guru yang dapat berpengaruh pada mutu pendidikan. ”Guru yang kurang tersebut adalah Guru Bidang Studi Bahasa Inggris, Matematika serta IPA, sedangkan bidang studi tersebut sangat penting.” papar Ayub.

Persoalan lainnya, masih belum masukmya penerangan listrikke desa tersebut.
Hingga saat ini, untuk penerangan masyarakat masih menggunakan genset bagi yang mampu. Sedangkan untuk yang tak mampu, banyak menggunakan pelita atau pun lampu minyak tanah. ”Menggunakan genset tak dapat dipungkiri biayanya mahal, karena untuk membeli BBM nya,” katanya.

Baca Juga :  Meriah HUT Bhayangkara dan Anambas

Untuk itu, pihaknya akan memperjuangkan hal ini ini agar dapat membantu memecahkan persoalan masyarakat. ”DPRD akan berupaya semaksimal mungkin, dan akan menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut kepada pemerintah. Mengingat tugas berat mesti dilakukan pemerintah, dalam menyentuh setiap sudut Anambas dengan pembangunan. Sebab, rentang kendali menjadi tantangan tersendiri untuk melaksanakan pembangunan.

Pemecah ombak tersebu, sebelumnya telah di semeninasi sehingga berfungsi sebagai jalan yang dilalui masyarakat. ”Kita akan upayakan ini dapat diperbaiki pada tahun 2018 mendatang, sehingga masyarakat tenang pada saat musim angin selatan,” jelasnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here