Proyek Prioritas Harus Dikebut

0
479
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat memimpin rapat bersama sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri di Kantor Gubernur di Pulau Dompak, Senin (26/2). F-istimewa/humas pemprov kepri

Nurdin Minta Kerja Maksimal Agar Batin Puas

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun kembali memimpin rapat mingguan bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri di Kantor Gubernur di Dompak, Senin (26/2). Saat itu, Gubernur meminta kepada OPD agar menggesa pembangunan proyek-proyek prioritas.

DOMPAK – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mendengarkan laporan dari masing-masing kepala OPD. Guna mengetahui progres proses pelelangan fisik tahun 2018, pertama-tama Gubernur meminta laporan dari Kepala Biro Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov Kepri, Misbardi. Yang mana, berdasarkan laporan dari Misbardi bahwa menyangkut SIRUP sudah balance. Hanya saja masih harus menunggu bukti fisiknya.

Baca Juga :  Tanpa Kebersamaan, Semua Organisasi Sia-Sia

Sedangkan menyangkut proses pelelangan, hingga saat ini dilaporkan sudah ada 34 paket yang sudah selesai proses lelang. ”Menyangkut proyek-proyek fisik ini memang harus kita gesa terus. Saya yakin sekali, teman-teman di level menengah ke atas ini membutuhkan kepuasan bathin. Kepuasan batin yang saya maksud ini bukan duit dan sebagainya ya. Tetapi menyangkut pengabdian yang tulus untuk menghasilkan kinerja yang maksimal, sehingga bisa dinikmati masyarakat. Dengan begitu kepuasan bathin akan bisa dirasakan,” kata Nurdin.

Masih menyangkut proyek fisik, Gubernur kembali mendapatkan laporan sekaligus masukan dari Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza, yang juga sebagai Pj. Wali Kota Tanjungpinang saat ini.

Baca Juga :  Danlantamal IV Resmikan PAUD di Natuna

Pada kesempatan itu Raja Ariza melaporkan bahwa menyangkut pembangunan jalan lingkar Teluk Keriting, pada dasarnya masyarakat setempat semuanya menyetujui rencana pembangunan jalan lingkar tersebut.  Hanya saja ada pemahaman-pemahaman yang cenderung keliru masuk ke masyarakat, sehingga menimbulkan pro dan kontra.

Menurut Raja Ariza perlu ada tim khusus untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sana. Bila perlu Gubernur turun langsung untuk melakukan sosialisasi. ”Menyangkut sosialisasi, jika saya harus turun langsung, saya sangat siap. Bila perlu, jangan berlama-lama. Semuanya jika bisa kita lakukan lebih cepat, maka akan lebih baik,” ujar Gubernur.

Selanjutnya, laporan lainnya yang didengarkan Gubernur pada kesempatan ini adalah menyangkut terbentuknya Forum Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Kepala Biro Perekonomian Heri Ardiyanto.

Baca Juga :  Inflasi Batam Peringkat 37 di Indonesia

Disampaikan Heri jika Forum CSR ini sudah dibentuk dan tinggal dikukuhkan saja oleh Gubernur. ”Dengan Forum ini, diharapkan nantinya kita punya power untuk memungut dana CSR dari seluruh perusahaan yang ada. Sehingga dengan dana tersebut bisa meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Heri.

Menyangkut hal ini, Gubernur juga meminta agar disegerakan jadwal pengukuhannya.(SUHARDI-MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here