Proyek Senilai Rp 168 M Sudah Mulai Dilelang

0
580
PELANTAR II Tanjungpinang salah satu proyek yang akan dibangun tahun ini. f-martunas/tanjungpinang pos

DOMPAK – Hingga saat ini, berbagai paket proyek di Pemprov Kepri sudah dilelang dengan jumlah 45 paket dan anggarannya sekitar Rp 168,3 miliar.

Lelang proyek-proyek masih terus dilakukan. Biro Administrasi Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov Kepri telah mengumumkan lelang proyek stadiun utama Pulau Dompak per 11 Maret 2018. Paket tersebut ditayangkan secara online dan terbuka bagi siapapun. Proyek ini salah satu prioritas Gubernur Kepri Nurdin Basirun dengan total Rp 25.360.810.000.

”Proyek lapangan bola pulau Dompak, sudah masuk lelang per 11 maret,” ujar Kepala ULP Pemprov Misbardi kepada Tanjungpinang Pos, kemarin.

Misbardi juga memaparkan, beberapa proyek fisik dan non fisik yang sudah selesai lelang saat ini. Seperti misalnya, Dinas Pekerjaan Umum, ada 14 paket yakni peningkatan jalan kawasan pusat pemerintahan Dompak Rp 4,7 miliar, pengawasan teknis peningkatan jalan Tanjungpinang wilayah I Rp 230 juta, peningkatan jalan Coastal Area lanjutan Karimun Rp 4,5 miliar, pengawaasan teknis peningkatan jalan Karimun Rp 210 juta.

Peningkatan jalan Bukit Leman Trans Batubi Tanjung Kudu Sedanau Rp 9,6 miliar, pengawasan pembangunan jalan Kabupaten Natuna Rp 200 juta, pengawasan teknis peningkatan jalan Temburun Pasir Peti Anambas Rp 281 juta, pembangunan jalan pesisir dari Desa Pantai Harapan ke Desa Selayar Lingga Rp 840 juta. Pengawasan teknis kegiatan DAK jalan Provinsi Kepri Rp 467 juta, normalisasi dan rehabilitasi saluran Seiandana Rp 950 juta. Pembangunan pengaman Pantai Kampung Sialang, Semelur Desa Berakit Rp 650 juta.

Peningkatan jalan Temburun-Pasir Peti Anambas Rp 14,5 miliar, pembangunan jalan pesisir di Tanjung Kelit Kecamatan Senayang Lingga Rp 540 juta dan peningkatan jalan Trans Batubi-Kelarik Kab. Natuna Rp 23 miliar.

Sembilan paket di Dinas Perhubungan Kepri, yakni pengawasan pembangunan Pelabuhan Penagi tahun II Rp 570 juta, pengawasan pembangunan pelabuhan Tanjunguban Rp 400 juta, pengawasan pembangunan Pelabuhan Parit Rempak Rp 280 juta. Pembangunan Pelabuhan Tanjungguban Rp 13,3 miliar, pembangunan Pelabuhan Penagi tahun II Rp 19,1 miliar, pengawasan pengembangan dan peningkatan Pelabuhan Pelantar I dan Pelantar II tahun II Rp 866 juta.

Pengembangan Pelabuhan Pelantar I dan Pelantar II Tahun II Rp 29 miliar, DED pembangunan ponton Pelabuhan Kampung Asam Kecamatan Kundur Utara Rp 72 juta, DED pembangunan dermaga Pulau Kasu Belakangpadang Rp 150 juta. ”Dua paket di RSUD Provinsi, belanja cleaning service Rp 2,4 miliar, belanja makan minum pasien Rp 2,1 miliar. Tiga paket di Biro Umum yakni belanja ATK Rp 1,3 miliar, belanja kebersihan kantor Rp 2,6 miliar, belanja pemeliharaan taman Rp 647 juta.

”10 paket di Disdik, perencanaan pembangunan yayasan Mahanaim Batam Rp 73 juta, pengadaan alat peraga microplayer education SMA berkarakter Rp 2,4 miliar, pengadaan alat peraga praktik keterampilan berbasis nirkabel untuk SMA Rp 2,4 miliar, pengadaan alat monitoring kelas dan pusat sumber belajar siswa untuk SMA Rp 2,4 miliar. Pengadaan meubiler untuk SMA Dan SMK Rp 1,7 miliar, konsultan pengawasan pembanguna USB SMAN 5 Karimun Rp 283 juta, konstruksi pembangunan USB SMAN 5 Karimun Rp 9,6 miliar, pengadaan alat peraga pendidikan visual dengan metode digiboard Rp 2,4 miliar dan lainnya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here