Proyek Strategis Telah Berjalan 70 Persen

0
888
TINJAU PROYEK: Kajari Natuna Juli Isnur (tengah) saat meninjau proyek pembangunan irigasi di Kecamatan Jemaja Timur, Rabu (25/10). F-ISTIMEWA

ANAMBAS – KINI sejumlah proyek pembangunan strategis telah mencapai 70 persen. Kendati didampingi Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), tak ada jaminan bagi 14 paket proyek starategis di Kabupaten Anambas tidak ditindak secara hukum.

Apabila nantinya terjadi persoalan saat pelaksanaan pekerjaan, dan menyalahi aturan yang berlaku tetap ditindak sesuai dengan kaidah hukum.

”Apabila nantinya menyalahi aturan dan diberikan teguran dua kali tidak menggubris, maka akan diproses hukum. Perlu diketahui, pendampingan yang dilakukan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) bukan berarti melindungi sejumlah proyek,” tegas Juli Isnur, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Natuna, saat meninjau proyek Kantor Bupati Anambas di Pasir Peti, Tarempa, Selasa (24/10) sore.

Baca Juga :  Baru Diresmikan, Mesin Sudah Rusak

Korps Adhiyaksa, ungkap Juli Isnur, melakukan pendampingan agar pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah itu progresnya berjalan dengan baik serta hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat.

Juli Isnur mengaku optimis, bahwa pengerjaan proyek starategis khususnya yang berada di Pulau Jemja seperti Pembangunan Puskesmas Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur berjalan sangat baik.

Proyek puskesmas tersebut, dilaksanakan PT Eka Cipta Madani dengan anggaran sebesar Rp 7,9 miliar. Selain itu, ada proyek lainnya yakni pembangunan irigasi yang dilaksanakan PT Seberong Fatra dengan anggaran Rp 5,5 miliar dan Runway Bandara Letung oleh PT Kolam Intan Prima Rp 5,85 miliar.

Baca Juga :  Waterfront City Jadi Kawasan Hijau

”Seperti apa yang kita lihat, semua proyek yang dilaksanakan masih on progress. Ini normal, dan Insya Allah tepat waktu dalam pengerjaannya,” terangnya.

Untuk di Tarempa, ia pun berjalan kaki meninjau proyek pembangunan Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) yang dilaksanakan PT Pagar Alam Perkasa dengan anggaran Rp 4,5 miliar.

Lalu, ada pembangunan PLUT UMKM yang dilaksanakan Cv Bina Insan senilai Rp 2,64 miliar. Kemudian, pembangunan Jalan Tanjung Angkak-Pasir Peti Rp 22,439 miliar yang dilaksanakan PT Pasifik Jaya Makmur.

Baca Juga :  Transportasi Lancar Pedagang Klaim Banyak Untung

Terakhir, pembangunan tahap tiga Kantor Bupati Anambas Rp 21,35 miliar yang dilaksanakan PT Delbiper Cahaya Cemerlang. Di lokasi proyek, Juli Isnur berinteraksi langsung dengan PPTK dan konsultan perencanaan serta kontraktor.

”Dari peninjauan di Kota Tarempa, progres pembangunan sekitar 70 persen, masih sesuai dengan yang diharapkan. Apalagi masih dalam tahap pengerjaan, serta pembangunannya masih belum selesai,” jelas Isnur.(INFRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here