PS Bintan Minta Toleransi ke PSSI

0
135
PELATIH Ibnu Grahan bersama skuat 757 Kepri Jaya FC berpose di home base tim U-17 Bhayangkara FC, saat laga uji coba di bulan Ramadan. f-istimewa

Pemain 757 Kepri Jaya Mudik

TANUNGPINANG – TERHITUNG 5 Juni pekan lalu, seluruh pemain 757 Kepri Jaya FC sudah libur dan mudik lebaran ke kampung halaman. Mereka kembali lagi setelah lebaran, untuk persiapan kompetisi Piala Indonesia, musim 2018. Sementara, PS Bintan akan meminta toleransi kepada PSSI, karena tidak bisa ikut bertanding di Piala Indonesia.

Bupati Bintan H Apri Sujadi mengatakan, cukup banyak yang dipersiapkan Bintan, guna menghadapi ajang olahraga, dalam waktu dekat ini. Mulai dari persiapan Popda Kepri di Lingga, Porprov Kepri di Tanjungpinang, sampai dengan kompetisi Liga 3 serta Piala Indonesia untuk cabor sepak bola.

Apri Sujadi selaku pembina PS Bintan mengatakan, banyak sekali anggaran yang harus disiapkan untuk menghadapi iven di Kepri. Sementara, PS Bintan sampai sekarang belum ada sponsor dari swasta. Kalau mengandalkan APBD, tidak mampu.

”Saya pribadi, PS Bintan tak usah lah ikut di Piala Indonesia. Sebaiknya manajemen meminta toleransi kepada PSSI, agar tidak diberi sanksi kepada PS Bintan, yang tidak mengikuti kompetisi Piala Indonesia ini,” kata H Apri Sujadi, kemarin.

Sedangkan tim 757 Kepri Jaya FC, terus mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi Piala Indonesia. Namun, target utama di Liga 3 Indonesia fase nasional, dengan misi naik kembali ke kasta Liga 2 Indonesia, di musim 2019 mendatang. Tim 757 Kepri Jaya tetap mempertahankan kebugaran pemain, selama puasa Ramadan.

Pemain baru menjalani liburan lebaran Idul Fitri, 5 Juni lalu. Tapi, beberapa pemain asal Jawa, sudah mudik lebih awal, sekitar akhir Mei lalu. Mereka di Jawa melakukan laga uji coba.

”Untuk mencukupkan jumlah pemain, ya pinjam beberapa pemain di Jawa sana,” kata Ihsan, Ketua Harian 757 Kepri Jaya FC.

Pelatih laskar Melayu 757 Kepri Jaya FC Ibnu Grahan membenarkan, anak asuhnya sudah diberikan masa libur, untuk merayakan lebaran di kampung halaman. Mayoritas pemain 757 Kepri Jaya, kembali ke kabupaten/kota di Kepri.

”Tanggal 18 Juni pagi, anak-anak sudah latihan kembali, di bace camp, Batam,” tegas Ibnu Grahan. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here