PS Bintan Ragu Mendaftar

0
348
SEKRETARIS PSTS Tanjungpinang Zakmi dan Wakil Ketua II Seviyandi Bakar mengikuti rapat persiapan Liga 3 putaran provinsi, bersama Asprov PSSI Kepri. f-suhardi/tanjungpinang pos

2 Tim Baru Hadir di Liga 3 Putaran Provinsi

TANJUNGPINANG – PS Bintan masih ragu untuk mendaftar di kompetisi Liga 3 Indonesia putaran provinsi, di wilayah Kepri, yang bakal digelar, di Kabupaten Karimun, pertengahan Juli mendatang. Karena, PS Bintan terancam mendapat sanksi dari PSSI, akibat tidak bertanding di Piala Indonesia musim 2018 ini.

Sikap keragu-raguan PS Bintan binaan Bupati Bintan Apri Sujadi ini, secara tegas disampaikan Manajer PS Bintan Raja Ali Akbar, saat mengikuti rapat terbatas bersama pengurus Asprov PSSI Kepri, di lantai IV kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Selasa (26/6) lalu.

”Kami (PS Bintan) abstain ikut Liga 3, spontan aja,” ucap Ali Akbar, di dalam rapat pembahasan kompetisi Liga 3 putaran provinsi, wilayah Kepri tersebut.

Walaupun pernyataan itu disampaikan pihak manajemen, masih ada kemungkinan PS Bintan akan mendaftar. Karena lanjut Raja Ali Akbar, penjadwalan laga Liga 3 putaran provinsi Kepri, lebih awal dibandingkan kompetisi Piala Indonesia. Laga PS Bintan versus Nabil FC (Riau), dilaksanakan akhir Juli. PS Bintan berharap akan turut dalam laga bergengsi tersebut, bersama tim 757 Kepri Jaya FC.

”Kami takutnya, pas PS Bintan menang, masuk final di pertandingan Liga 3. Dalam kesempatan yang tidak jauh jaraknya, kami bertanding lagi di Piala Indonesia. Kalau misalnya dua-dua laga ini kami ikutin, berapa besar biaya yang kami habiskan. Ini yang mesti kami pertimbangkan,” jelas Raja Ali Akbar.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris PSTS Tanjungpinang Zakmi P mengingatkan, tentang netralitas wasit, saat kompetisi Liga 3 putaran provinsi nanti. Zakmi meminta agar panitia yang dibentuk nanti, harus mengedepankan tim wasit yang profesional.

Karena menurut dia, pengalaman pahit ini pernah di alami klub PSTS Tanjungpinang, saat berlaga di Kota Batam, musim 2017 lalu. Menurut dia, keputusan wasit memberikan kartu merah terhadap pemain PSTS Tanjungpinang, dinilai sangat merugikan dan mencederai profesional tim wasit.

”Ke depan kami minta, pertandingan kali ini, kami minta panitia benar-benar selektif, jika perlu buat keputusan, jika ketahuan ada wasit yang bermain mata, maka kami minta untuk diberikan sanksi tegas,” harap Zakmi.

Klub yang sudah menyatakan keikutsertaan di Liga 3 putaran provinsi wilayah Kepri nanti antara lain PS Batam, PS Tanjungpinang Kota, Persedas Lingga, PS Karimun, PSTS Tanjungpinang, PS Erdeka Muda, YSK 757 Karimun dan Putra Kundur. Pendaftaran peserta direncanakan, dimulai 7 Juli mendatang.

Musim 2018 ini, sudah ada dua tim baru dari Kabupaten Bintan, yang mengajukan akan ikut di Liga 3 Indonesia, putaran provinsi ini. Yaitu PS Biram Dewa dan PS Bintan Muda. ”Dalam waktu dekat, kami sampaikan persyaratan bagi tim baru yang ikut di Liga 3 ini. Tim baru lainnya, yang ingin ikut juga boleh, sebagai calon anggota PSSI,” sebut Efendi, Wakil Sekretaris II Asprov PSSI Kepri, sekaligus Direktur Kompetisi Asprov Kepri, kemarin.(SUHARDI-YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here