PSSI: Yang Penting Action

0
149
Johar Lin Eng

TANJUNGPINANG – PERSATUAN Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pusat prihatin melihat kondisi Asprov PSSI Kepri. Sampai saat ini, masih berkutat atau hanya sibuk memikirkan pelantikan. Padahal, yang terpenting itu action (aksi) untuk melaksanakan agenda kompetisi dan tugas pokok lainnya.

Mewakili Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Anggota Komite Eksekutif PSSI bidang sepak bola Johar Lin Eng menjelaskan, sejak pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) pemilihan Asprov PSSI Kepri, sebulan lalu, secara defacto ketua, wakil ketua dan tiga anggota Komite Eksekutif sudah sah memimpin dan menjalankan Asprov PSSI Kepri, sesuai aturan berlaku.

Kemudian, PSSI pusat sudah mengeluarkan SK penetapan dan pengangkatan pengurus dari Komite Eksekutif Asprov PSSI Kepri itu, melalui SK nomor: SKEP/38/IV-2018, tertanggal 10 April 2018 lalu. Kemudian, untuk SK pengangkatan pengurus harian dan sekretaris dari hasil rapat Exco, cukup ditandatangani oleh Ketua Komite Eksekutif.

”Itu artinya, sejak 10 April lalu, Asprov PSSI Kepri sudah bisa menyusun dan menjalankan kegiatan. Terutama tugas persiapan penyelenggaraan kompetisi liga 3 provinsi dan piala soeratin. Ini segera dituntaskan,” jelas Johar Lin Eng, Minggu (20/5) kemarin.

Kemudian, lanjutnya, tugas utama Asprov PSSI Kepri itu, membenahi organisasi dari komite sepak bola Asprov PSSI Kepri, yaitu mengiventarisasi askot, askab dan klub. Askot dan Askab yang jabatan Plt, harus segera dilaksanakan Muskab atau Muskot. Sedangkan untuk klub, calon anggota segera diakomodir, melalui mekanisme kongres, dan segera daftarkan ke PSSI pusat.

Tugas pokok itu, tegas Johar Lin Eng, seharusnya sudah dilaksanakan sejak pertengahan April lalu. Namun sampai sekarang, Asprov PSSI Kepri masih berkutat dengan agenda pelantikan pengurus, dan menunggu kesiapan dari PSSI untuk pelantikan. Acara pelantikan itu, antara penting dan tidak penting.

”Lebih cenderung tidak pentingnya. Karena seremonial yang habiskan anggaran, dan bukan wajib pelantikan pengurus itu. Yang penting itu adalah action. Kami dari prihatin melihat Asprov PSSI Kepri. Sebulan lebih dari KLB, belum ada action dan kerja,” tutur Johar Lin Eng.

”Di Indonesia, sampai saat ini, hanya Asprov DKI Jakarta saja yang melaksanakan prosesi pelantikan. Asprov yang lainnya, cukup terima SK dari PSSI pusat saja. Tapi, semua mereka jalankan tugas dan agenda pokok kompetisi,” demikian diterangkan Johar Lin Eng mewakili Joko Driyono. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here