PSTS Awali Kompetisi Liga dari Bawah

0
524
KIPER PS Bintan menangkap bola dari sundulan striker PSTS Tanjungpinang, pada laga final Liga 3 Indonesia wilayah Provinsi Kepri, di musim 2017 lalu. f-yendi/tanjungpinang pos

757 Kepri Jaya FC di Fase Nasional Liga 3

TANJUNGPINANG – KLUB PSTS Tanjungpinang masih terdaftar di PSSI pusat, untuk menjalani liga amatir di musim 2018 ini. PSTS Tanjungpinang mesti menjalani kompetisi dari level bawah, yaitu dari babak kualifikasi Liga 3 Indonesia wilayah Provinsi Kepri.

Begitu juga dengan PS Bintan yang sempat melaju ke putaran nasional Liga 3 di musim 2017 lalu, mesti merangkak kembali dari kompetisi Liga 3 wilayah Kepri, sebelum masuk ke fase nasional Liga 3 Indonesia. Sedangkan tim 757 Kepri Jaya FC yang terdegradasi dari Liga 2 pada musim 2017 lalu, sudah masuk ke fase nasional Liga 3 Indonesia.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja selesai menyusun regulasi baru bagi pelaksanaan liga amatir, untuk musim 2018 dan 2019. Regulasi itu dibahas pada saat kongres PSSI, Sabtu (13/1) lalu.

Berdasarkan kongres tersebut, Liga 2 Indonesia di musim 2018, hanya mempertandingkan 24 tim. Sedangkan Liga 3 di musim 2018, akan terdiri atas dua fase. Ada fase wilayah provinsi dan fase nasional. Fase nasional terdiri atas 64 besar. Sebanyak 40 klub yang terdegradasi dari Liga 2 di musim 2017 seperti tim 757 Kepri Jaya FC, akan menunggu di fase nasional, tidak perlu bertanding dari level bawah.

Sedangkan 24 klub sisanya yang akan bertanding di Liga 3 musim 2018, akan diisi oleh klub amatir yang terdaftar di asosiasi provinsi. 24 tim ini mesti menjalani babak kualifikasi wilayah provinsi dan putaran nasional.

”Termasuk PSTS Tanjungpinang, PS Bintan serta tim amatir di Kepri lainnya, yang akan memulai bertanding di fase provinsi ini. Seperti itu yang saya dapatkan informasi regulasi Liga Indonesia di musim 2018, hari ini (kemarin, red),” kata H Apri Sujadi pembina PS Bintan, Rabu (24/1) kemarin.

”Setelah PSTS Tanjungpinang atau PS Bintan masuk di 24 besar secara nasional, baru bertanding dengan 40 tim yang sudah menunggu di fase nasional. Di level ini, sudah ada 757 Kepri Jaya FC dan 39 tim yang terdegradasi dari Liga 2 Indonesia, di musim 2017 lalu,” sambungnya.

Untuk Liga 3 pada musim 2019 mendatang, bakal mempertandingkan 32 tim untuk fase nasional. Dari 32 tim tersebut, sebanyak 16 tim merupakan yang terbaik dari Liga 3 di tahun sebelumnya (2018). Adapun posisi 16 tim sisanya akan diperebutkan klub amatir lain.

”Dari regulasi seperti ini, persaingan sepak bola menuju Liga Indonesia di musim 2018 dan 2019, akan semakin ketat. Seharusnya, kita di Kepri ini harus mempersiapkan diri. Gelar musyawarah Asprov PSSI, dan bikin program yang jelas,” saran H Apri Sujadi.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here