PSTS Bisa Mengikuti Jejak Bintan Muda

0
866
SELEKNAS U-15: Iqbal Arya pemain SSB Bintan Muda bersama Zulkarnain Lubis dan Syafei Fili mantan timnas Indonesia, yang melakukan seleksi nasional tim U-15 pelajar Indonesia, di Bandung, Minggu (26/11) kemarin. f-istimewa/aris

Awali SSB dari Kemauan Keras dan Swadaya

TANJUNGPINANG – PEMAIN Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintan Muda, baru saja kembali dari ajang kejuaraan nasional dan seleknas pemain berbakat, Minggu (26/11) kemarin. Jejak prestasi dan pembinaan SSB Bintan Muda ini, bisa diikuti PSTS Tanjungpinang.

Pemain binaan dari SSB Bintan Muda banyak yang direkrut, saat PS Bintan menurunkan tim U-15 dan U-17 Piala Soeratin Provinsi Kepri, sampai berlaga di putaran nasional lalu. Bahkan, beberapa pemain Liga 3 PS Bintan, juga ada yang jebolan dari Bintan Muda.

Saat ini, seorang pemain SSB Bintan Muda, Iqbal Arya Esa Putra Yulianto baru saja mengikuti seleksi nasional, untuk skuat tim nasional (timnas) pelajar U-15 Indonesia. Seleknas ini diselenggarakan oleh Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI), dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Seleknas dilakukan sejak Kamis (23/11) sampai dengan Minggu (26/11), di Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga :  Wira Pratama Kalahkan BBM 757 Kepri di Final

”Ada 75 pemain yang dipanggil Kemenpora RI untuk mengikuti seleknas, untuk timnas U-15 Pelajar guna menghadapi Piala Pelajar Asia U-15, pada tahun 2018 nanti. Dari 75 pemain se-Indonesia, akan dipanggil 40. Dan diseleksi kembali, untuk mencari 25 pemain. Semoga Iqbal lulus diseleksi pertama ini,” kata Aris Yulianto, pengelola SSB Bintan Muda, Minggu (26/11) sore kemarin.

Selain mengikuti seleknas, pemain U-11 SSB Bintan Muda baru saja mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (Fossbi), di Solo, Sabtu (25/11) lalu. Tim U-11 Bintan Muda mewakili Kepri di ajang Fossbi nasional ini, karena menjuarai di tingkat Provinsi Kepri.

Di laga penyisihan grup D, tim U-11 SSB Bintan Muda hanya berhasil mengoleksi 1 poin, dari tiga laga. SSB Bintan Muda sulit menembus penyisihan grup, karena dalam pertandingan wajib memainkan seluruh pemain. Sehingga, kekuatan tim tidak merata, saat menghadapi lawan. Meski demikian, SSB Bintan Muda sudah diperhitungkan oleh tim se-Indonesia.

Baca Juga :  Karimun Kalah, Bintan Muda Singkirkan Natuna

”Ini menjadi evaluasi kita ke depan. Kita harus membawa dan menyiapkan semua pemain, yang merata skil dan kualitasnya. Ini pengalaman kami di level nasional,” kata Jamal, manajer tim dan pengelola SSB Bintan Muda.

Dari prestasi ini, pengelola SSB Bintan Muda berharap agar PSTS Tanjungpinang, juga melakukan pembinaan sejak usia dini. Kompetisi SSB itu cukup banyak. Bahkan pemain U-23 Liga 3 Indonesia, harus memiliki kualitas yang dibina dari SSB.

Untuk mendirikan dan menjalankan SSB itu, Aris Yulianto mengungkapkan, diperlukan kemauan keras dan action di lapangan. Seperti yang dilakukan Bintan Muda, saat pembinaan SSB dijalankan, belum ada susunan kepengurusan. Bintan Muda awalnya dijalankan oleh beberapa orang, yang turun langsung di lapangan.

”Setelah ada action di lapangan, baru disusun atau dibenahi kepengurusannya. Kalau pun bagus kepengurusan SSB itu, tapi action di lapangan tidak ada, hasilnya tak jalan juga. Atau sia-sia dibentuk SSB. Mungkin jejak kami ini, bisa diikuti oleh PSTS Tanjungpinang,” tutur Aris Yulianto.

Baca Juga :  Final Lipesia 2018, Citramas Versus Epson

Aris menyarankan, saat ini mesti ada pelatih dan pelaku untuk menjalankan SSB PSTS Tanjungpinang, yang melakukan aktivitas latihan rutin. Untuk menjalankan SSB itu, perlu totalitas dan loyalitas.

”Setelah di lapangan jalan, baru disokong kepengurusan dan pendanaan. Saya rasa, ini yang perlu dilakukan untuk menjalankan SSB PSTS itu,” ujarnya.

”Kalau kami di Bintan Muda, pendanaan justru sebagian besar dari dukungan orangtua para pemain. Kami ucapkan terima kasih kepada orang tua dan pihak yang selalu mendorong kami,” sambung Aris.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here