PSTS dan Semua Klub Punya Peluang Emas

0
864
Sudarman

Tanjungpinang – KABAR gembira bagi masyarakat dan pecinta sepak bola di Kepri, terutama untuk PSTS dan 11 klub yang terdaftar dalam liga nusantara Asprov PSSI Kepri.

Persatuan Sepakbola Tanjungpinang dan Sekitarnya (PSTS) dan semua klub mempunyai peluang emas, dalam menyalurkan pemain berprestasi di masa mendatang.

”Kami sebagai masyarakat Bintan baru tahu, kalau dari Kepri sudah ada klub sepak bola, yang berlaga di divisi utama (liga 2) Indonesia. Nah, klub yang terdaftar di PSSI Kepri, seperti PSTS Tanjungpinang dan PS Bintan punya peluang emas,” kata Sudarman, insan pecinta sepak bola asal Toapaya, Kabupaten Bintan, Rabu (8/2) kemarin.

Pria yang biasa disapa Darman ini mengatakan, sesuai dengan statuta PSSI, klub yang sudah terdaftar di PSSI, mempunyai peluang untuk masuk ke laga puncak liga Indonesia.

Tapi, klub itu harus berprestasi dan berjenjang. PS Bintan maupun PSTS bisa saja, sampai ke ISL (liga 1) maupun masuk divisi utama (liga 2) Indonesia.

”Ini kan peluang emas, untuk mengorbitkan prestasi anak Bintan, dan Kepri umumnya. Ya, pemerintah yang harus support penuh, agar klub yang terdaftar di Asprov PSSI Kepri ini, bisa maju. Mumpung ada klub asal Kepri yang berlaga di liga 2 Indonesia, yang dibeli Pak Gubernur itu,” jelas Darman.

”Kalau PSTS atau PS Bintan tak mampu sampai ke liga utama Indonesia, minimal pemain lokal kita bisa disalurkan melalui klub yang dibeli pak gubernur. Itu pun kalau Pak Gub Kepri benar-benar memperhatikan pemain di Kepri ini,” sambungnya.

Namun, Darman merasa prihatin ketika PSSI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota tidak peduli, untuk menggelar kompetisi.

Seharusnya, saat ini sudah digulir pertandingan dari tingkat desa/kelurahan atau antarklub, sampai ke tingkat kabupaten. Kemudian, pemain itu bisa direkrut oleh klub PSTS dan 11 klub yang mengikuti liga nusantara di Kepri.

”Pemerintah kecamatan dan PSSI juga yang menggerakan ini semuanya. Sehingga PSTS dan PS Bintan bisa bangkit lagi. Kapan lagi kalau bukan sekarang. Kalau jadwal itu sudah dijadikan agenda tahunan, pasti pembinaan pemain di klub atau kecamatan akan berjalan,” tutup Darman.

Meski banyak pecinta sepak bola mengharapkan PSTS bangkit kembali, namun hingga saat ini, belum ada figur yang ingin memimpinnya.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here