PSTS Ditantang Hadapi Liga Kepri

0
546
SAKSIKAN PERTANDINGAN: Kabid Olahraga Dispora Kepri Jasman menyaksikan pertandingan Liga 3 Indonesia wilayah Kepri bersama pengurus PSTS Tanjungpinang, di stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam, baru-baru ini. F-yendi/tanjungpinang pos

Hari Ini, Dispora Kepri Bahas Teknis Kompetisi

TANJUNGPINANG – KLUB PSTS Tanjungpinang benar-benar akan ditantang untuk menghadapi Liga Kepri. Bukan hanya wacana, Pemprov Kepri membahas penyelenggaraan kompetisi sepak bola antarklub di Kepri tersebut, dalam ajang Liga 1 dan Liga 2 Kepri, Jumat (8/9) ini.

Pembahasan itu dilaksanakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri dengan seluruh insan pecinta sepak bola Kepri, Asprov PSSI Kepri, Dispora, KONI kabupaten/kota se-Kepri, dan Askot/Askab PSSI kabupaten/kota se-Kepri, di Hotel M One, Batam.

Pertemuan Jumat pagi ini, untuk menyusun rancangan terhadap pelaksanaan Liga Kepri. Bagaimana sistem kompetisi yang digunakan, serta batas usia yang diperbolehkan untuk mengikuti Liga 1 dan Liga 2 Kepri. ”Setelah itu, baru lah kita laporkan kepada Pak Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. PSTS dan klub se-Kepri lainnya, akan ditantang untuk mengikuti Liga Kepri ini,” kata Jasman, Kabid Olahraga Dispora Provinsi Kepri, Kamis (7/9) kemarin.

Secara teknis, Jasman menerangkan, Liga Kepri ini akan diawali dalam ajang kompetisi Liga 2 Kepri, yang dilaksanakan oleh masing-masing kabupaten/kota se-Kepri. Dari hasil Liga 2 Kepri tersebut, masing-masing kabupaten/kota akan mengutus dua tim terbaik untuk mengikuti Liga 1 Kepri, di tingkat provinsi. ”Peserta yang ikut di Liga 2 Kepri itu adalah klub di masing-masing Askot/Askab. Dari Liga Liga 2 Kepri itu, akan diambil dua tim dari setiap kabupaten/kota, untuk mengikuti Liga 1 Kepri. Berarti sebanyak 14 tim yang akan masuk di Liga 1 Kepri,” ungkapnya.

Jasman mengungkapkan, Liga Kepri ini dijalankan untuk mencari pemain sepak bola Kepri, guna menghadapi Pra-PON (Pekan Olahraga Nasional), dan pemain berkualitas Kepri ke depan. Untuk batasan usia maksimal pemain, belum dapat dipastikan. ”Mengenai usia pemain dan waktu kompetisi Liga Kepri ini, tergantung hasil pertemuan, Jumat (8/9) ini,” sebutnya.

Menurutnya lagi, pemain yang ikut dalam kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Kepri, wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kepri. Liga ini bukan hanya mencari tim yang juara. Tapi sebagai ajang pembinaan bagi pemain usia muda di Kepri. ”Liga Kepri ini boleh membawa anak dari luar daerah, tapi sudah berdomisili di Kepri, minmal selama setahun. Semoga Liga 1 dan Liga 2 Kepri ini dapat membangkitkan prestasi sepak bola Kepri ke depan,” tutup Jasman.(SUSANTO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here