PSTS Kalah Tipis Hadapi 757 FC

0
726
LAGA PERSAHABATAN: Kiper PSTS Susanto dan pemain PSTS mengantisipasi serangan pemain 757 FC (atas). Gubernur H Nurdin Basirun dan pembina PSTS Rida K Liamsi menyaksikan, pada laga persahabatan (bawah). f-yendi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – PERKUMPULAN Sepakbola Tanjungpinang Sekitarnya (PSTS) kalah tipis, saat menjalani laga persahabatan dengan 757 FC, di lapangan stadion Sulaiman Abdullah, Tanjungpinang, Sabtu (30/9) sore lalu. Di laga ini, 757 FC menang 1-0 atas PSTS tim yang baru bangkit ini.

Disaksikan ratusan suporter, pelatih PSTS Tanjungpinang Junaidi menurunkan seluruh pemain muda U-23. Skuat PSTS hanya dimotori pemain senior, Susanto si penjaga kiper dan Sudirman sebagai pemain belakang. Selain Sudirman, barisan belakang PSTS dikawal Armanja, Anto dan Bagus. Sedangkan di lini tengah, tim binaan Teddy Jun Askara (TJA) ini dipercaya kepada Ndut, Yudi, Pardo. Untuk lini depan didobrak Budi, Agung dan Rambe.

Sementara, 757 FC Karimun menurunkan pemain senior. Bahkan beberapa pemain Liga 2 laskar Melayu 757 Kepri Jaya FC turut membantu tim 757 FC Karimun binaan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Di lini depan, 757 FC mengandalkan serangan Fadri dan Nanang, sang striker pemain 757 Kepri Jaya FC.

Baca Juga :  AFP Kepri Usulkan PON Ditunda

Di babak pertama, pertandingan yang disaksikan pembina PSTS Rida K Liamsi, Ketua DPRD Tanjungpinang Suparno dan anggota DPRD Kepri Iskandarsyah ini berjalan cepat dan seimbang. Pemain PSTS lebih banyak memerankan permainan umpan pendek, dari kaki ke kaki. Sementara, 757 FC menerapkan long pass, umpan jauh. Di babak pertama ini, gawang PSTS yang dikawal Susanto dua kali diancam pemain 757 FC. Tapi, tendangan keras Nanang dan Fadri berhasil ditepis Susanto.

PSTS Tanjungpinang juga memiliki peluang menciptakan gol. Hanya saja, tendangan Rambe masih berhasil diamankan Pitoy, si penjaga gawang 757 FC. Memasuki babak kedua, pertandingan yang disaksikan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bersama pembina PSTS Rida K Liamsi, Ketua Umum Teddy Jun Askara dan manajer M Nur Hakim ini berjalan panas dan sengit. PSTS maupun 757 FC saling membangun serangan dengan kecepatan tinggi.

Gol pun terjadi ketika laga memasuki menit ke-61. Saat tendangan pojok dari kanan gawang itu, Fadri striker 757 FC lolos dari kawalan pemain bawah PSTS. Dengan mudah, Fadri menceploskan ke dalam gawang PSTS, dengan sundulannya.

Baca Juga :  Porse B Kandas di Tangan Elektrik PLN

Tertinggal 1 gol, pemain PSTS semakin bangkit. Berselang tujuh menit, Rambe melepaskan tendangan voli, setelah menerima umpan Sudirman dari sayap kanan. Namun, gol tersebut dinyatakan tak sah oleh wasit Irfan. Karena, hakim garis menyatakan Rambe offside, mesti sejajar dengan pemain bawah 757 FC.

Di menit ke-82, Rambe ditekel keras oleh pemain 757 FC di dalam garis kotak penalti, saat menerima umpan lambung. Pemain bawah 757 FC Karimun memprotes dan menyatakan pelanggaran berada di luar garis kotak penalti. Alhasil, wasit tidak memberikan hadiah penalti. Hingga pertandingan usai, skor 1-0 tidak berubah, untuk keunggulan 757 FC.

Ketua Umum PSTS Teddy Jun Askara merasa bangga dengan penampilan pemain muda PSTS itu. Meski tim lawan berada di level atas, pemain PSTS masih bisa mengimbangi. ”Kan tim lawan diperkuat pemain 757 Kepri Jaya FC, di level Liga 2. Kita hanya mengandalkan pemain muda, di Liga 3. Pertandingan berjalan seimbang. Ini menjadi motivasi pemain muda di Tanjungpinang dan sekitarnya, untuk masa mendatang,” kata TJA.

Baca Juga :  Tuan Rumah Kalahkan Elang Laut

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun merasa puas dengan pertandingan persahabatan itu. Menurut gubernur, pertandingan itu merupakan suguhan bagi pecinta sepak bola di Kepri, dalam rangka menyambut HUT ke-15 Provinsi Kepri.

Gubernur mengatakan, dari pertandingan PSTS versus 757 FC itu, betapa banyaknya potensi bibit pemain muda di Kepri. Nurdin berharap ke depannya, olahraga sepak bola di Kepri, lebih berkembang lagi. Jangan hanya di Karimun saja ada tim 757 FC, dan di Tanjungpinang ada tim bagus seperti PSTS. ”Di kabupaten dan kota lain, juga harus ada tim yang memotivasi prestasi sepak bola Kepri,” jelas H Nurdin Basirun.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here