PSTS Susul PS Jurnalis

0
807
SAKSIKAN PERTANDINGAN: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Pembina PSTS Tanjungpinang Rida K Liamsi dan Sekdaprov TS Arif Fadillah menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion Sulaiman Abdullah, Minggu (14/5) sore kemarin. F Suhardi/Tanjungpinang pos

Sundulan Kukuh Bungkam Shark Singkep Bersatu

TANJUNGPINANG – PERSATUAN Sepakbola Tanjungpinang dan Sekitarnya (PSTS) menyusul PS Jurnalis, ke babak grand final open turnamen PSTK Cup 2017, setelah mengalahkan sang juara bertahan Jurnalis Cup Shark Singkep Bersatu, pada partai semifinal, Minggu (14/5) sore kemarin.

Berlaga di lapangan stadion Sulaiman Abdullah, pemain PSTS dan Shark Singkep Bersatu bermain keras. Hingga 20 menit babak pertama, pemain PSTS menguasai permainan di lini tengah. Beberapa umpan terobosan dan umpan lambung diberikan kepada Yance dan Rambe, di lini serang. Namun, beberapa peluang berhasil diamankan kiper Ardana.
Memasuki menit ke-23, pemain tengah PSTS Rahmat menggiring bola dari sayap kiri.

Pemain tengah Shark Singkep Sulaiman (6) merebut bola dari kaki Rahmat. Sehingga, terjadi bentrok fisik. Sayang, dalam adegan ini, Sulaiman memukul kepala Rahmat dengan tangan kanan. Akibatnya, wasit Syafei mengeluarkan dua kartu merah, masing-masing untuk Sulaiman dan Rahmat.

Bermain 10 pemain, masing-masing tim berusaha mengamankan lini pertahanan. Hingga babak pertama, skor masih imbang 0-0. Memasuki babak kedua, pertandingan yang disaksikan Pembina PSTS Tanjungpinang Rida K Liamsi, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Ketua Harian PSTS Teddy Jun Askara (TJA), Sekdaprov TS Arif Fadillah dan Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga ini semakin panas. Beberapa kali pemain saling bentrok saat berebut bola, untuk menciptakan gol.

Gol yang ditunggu ratusan penonton baru terjadi ketika pemain bawah Shark Singkep Bersatu melakukan pelanggaran, 10 menit menjelang laga usai. Dari sayap kiri, Armanda pemain tengah PSTS melakukan tendangan bebas. Bola langsung menuju jantung pertahanan Shark Singkep. Dengan sigap, Kukuh (9) pemain tengah PSTS melakukan heading. Bola hasil sundulan Kukuh tak mampu ditepis Ardana. Skor pun 1-0 untuk PSTS Tanjungpinang.

Memasuki injury time, pertandingan semakin alot. Pertandingan sempat dihentikan, ketika Agung penyerang Shark Singkep Bersatu yang sebelumnya diberikan kartu kuning, menendang Amru dengan sengaja di tengah lapangan. Sehingga pemain PSTS Tanjungpinang tergeletak.

Saat itu, Amru maupun Agung tidak menguasai. Justru, bola sedang dikuasai Yance di sudut kiri lapangan. Namun, tindakan Agung tersebut dianggap tidak terjadi apa pun. Pertandingan dilanjutkan, dengan tiupan peluit panjang oleh wasit Syafei. Gol sundulan semata wayang Kukuh membungkam pemain Shark Singkep Bersatu, dan menyusul PS Jurnalis di babak grand final.

”Saya tetap mengingatkan agar pemain PSTS tidak terpancing emosi. Apalagi menghadapi pemain-pemain muda,” kata Rida K Liamsi.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here