PSTS Tak Bisa Jadi PSTS Kepri

0
765
BERKUMPUL: Mantan pengurus dan pemain PSTS masa lalu, berkumpul di Stadion Sulaiman Abdullah, Tanjungpinang. F-Yendi/tanjungpinang pos

Masih Dicari Figur yang Punya Hati

Tanjungpinang – MANTAN pengurus dan mantan pemain Persatuan Sepakbola Tanjungpinang dan Sekitarnya (PSTS) mengadakan silaturahmi, di sela pertandingan All Star Tanjungpinang menjamu McDermott Batam, di lapangan stadion Sulaiman Abdullah, Sabtu (4/2) lalu.

Dalam silaturahmi itu, sesepuh PSTS berharap agar ada insan pecinta sepak bola yang mengambil alih kepengurusan PSTS Tanjungpinang.

Dalam silaturahmi itu terlihat mantan pemain sekaligus menejer PSTS Masdiyanto, Agusnawarman mantan Wakil Sekretaris PSTS di era kepemimpinan Daria, wasit Agus Subagyo dan Jefri, mantan pemain PSTS Afan Haryanto dan sejumlah tokoh PSTS masa lampau.

Usai silaturahmi itu, Agusnawarman menyampaikan, kepengurusan PSTS Tanjungpinang tidak aktif lagi sejak H Daria menjadi Bupati Lingga, Sekum Said Fauzul menjadi Kepala Disdik dan Kebudayaan Karimun, di era tahun 2000-an.

Di Pemko Tanjungpinang, saat PSTS Tanjungpinang tak aktif, lebih banyak memperhatikan PS Kota Tanjungpinang.

”Kami pernah mengusulkan PSTS ke PSSI pusat menjadi PSTS Kepri. Tapi, usulan itu tidak bisa. Ini sudah ketentuan PSSI pusat. PSTS Tanjungpinang tidak bisa dijadikan PSTS Kepri, seperti yang diwacanakan Jamhur,” jelas Agusnawarman.

Di masa sekarang, untuk membangkitkan PSTS Tanjungpinang, perlu dicari orang gila bola. Jika diserahkan kepada kepala perangkat daerah atau SKPD, PSTS susah berkembang. Karena, pejabat pemerintah itu lebih banyak menjalankan tugas kelembagaan.

”Kita serahkan saja PSTS Tanjungpinang ini kepada pengusaha, atau anggota dewan yang gila bola. Kan banyak pengusaha atau anggota dewan yang mampu, di Tanjungpinang ini. Kalau tidak ada yang mau, ya mantan pemain PSTS yang membangkitkannya,” saran Agusnawarman.

“Memang, untuk mengurus klub sepak bola seperti PSTS perlu pengorbanan materi dan tenaga,” tambahnya.

Mantan pemain sekaligus mantan menejer PSTS Tanjungpinang Masdiyanto, juga berharap agar para mantan pemain PSTS dan pecinta sepak bola di Tanjungpinang dan Bintan, untuk mengadakan silaturahmi, guna membangkitkan PSTS.

”Kalau Pak Jamhur tak mau memimpin PSTS, cari figur lain. Sayang sekali, PSTS yang sudah terdaftar di PSSI tak diurus. Ayo lah, kita cari orang yang punya hati untuk membangkitkan PSTS ini,” harapnya.

Wasit Jefri juga angkat bicara. Ia berharap PSTS yang menjadi kebanggaan Kepri pada masa lampau, dibentuk kembali pengurusnya.

”Ini kan sudah masuk agenda liga nusantara (liga 3). Kapan lagi PSTS Tanjungpinang dibesarkan seperti masa dulu. Kita tahu, sepak bola itu olahraga rakyat. Orang Tanjungpinang dan Bintan hobi bola. Tapi sayang, tak ada klub sepak bola di kota Gurindam ini, yang berlaga di liga resmi,” tutur Jefri.(yusfreyendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here