PSTS Terjegal Lewat Penalti

0
352
JIMMY striker PSTS (kuning) berebut bola dengan pemain Mitra Singkep, pada pertandingan babak 16 besar PSTK Cup 2019, di stadion Sulaiman Abdullah, Jumat kemarin. F-yendi/TANJUNGPINANG POS
Persatuan Sepakbola Tanjungpinang Sekitarnya (PSTS) terjegal di babak 16 besar, open turnamen PSTK Cup 2019, Jumat (12/4) kemarin. Tim juara bertahan PSTK Cup 2017 besutan Teddy Jun Askara (TJA) ini gagal ke perempat final, setelah dijegal Mitra Singkep, lewat drama adu penalti.

TANJUNGPINANG – SEPERTI perkiraan TJA sebelumnya, duel PSTS Tanjungpinang versus Mitra Singkep berimbang. Apalagi PSTS menurunkan mayoritas pemain junior, dibandingkan Mitra Singkep. Meski demikian, semangat pemain muda PSTS di babak pertama patut diacungi jempol.

Jimmy, Momo dan Cahyo mendapat beberapa peluang untuk mencetak gol. Tapi, umpan lambung dan terobosan dari Hermansyah alias Ndut dan Kukuh, belum mengubah kedudukan 0-0. Tendangan Jimmy dan Momo lebih banyak mengarah ke samping gawang Mitra Singkep. Sampai babak pertama usai, PSTS masih mendominasi dalam penguasaan bola dan serangan.

Kondisi pertandingan di babak kedua berbalik arah. Mitra Singkep lebih banyak menyerang, setelah pelatih Wan Firman melakukan beberapa pergantian pemain. Dimas (12) ekspemain liga 3 dari tim 757 Kepri Jaya FC, turut membantu serangan Mitra Singkep. PSTS hanya mengandalkan serangan balik.

Menit kelima di babak kedua, PSTS nyaris mencetak gol. Saat itu, striker PSTS Jimmy melepaskan sundulan ke arah mulut gawang, usai menerima crossing dari Rendy. Ivan kiper Mitra Singkep tak mampu menepis bola. Sayangnya, bola sundulan Jimmy hanya membentur mistar dan berbalik ke dalam lapangan.

Tim Mitra Singkep juga memiliki peluang mencetak gol, ketika Niko berhasil melewati Anto pemain belakang PSTS. Tapi, umpan silang Niko tak mampu dimanfaatkan Agung di depan mulut gawang. Sampai pertandingan usai, skor 0-0 tetap bertahan. Pertandingan dilanjutkan lewat drama adu penalti.

Pada babak tos-tosan lewat titik putih penalti, Jimmy dan Hemansyah alias Ndut gagal mencetak gol untuk PSTS. Sementara, penendang dari Mitra Singkep, hanya Ryan yang gagal mengeksekusi ke gawang PSTS yang dikawal kiper Kurniawan. Penalti berakhir dengan skor 4-2, untuk kemenangan Mitra Singkep, sekaligus lolos ke babak perempat final. Sementara, PSTS terjegal di babak 16 besar.

Pada laga partai kedua, pertandingan Penyengat FC versus PS Kelong pun berakhir imbang. Penyengat FC sempat unggul 1-0 di babak pertama, setelah Sarif mencetak gol di menit ke-10. Penyengat FC menambah keunggulan menjadi 2-0 di babak kedua, lewat gol yang dicetak oleh Kiki Apek.

Namun, PS Kelong berhasil mencetak dua gol di babak kedua ini, yang dicetak Danil di menit ke-62 dan menit ke-63. Pertandingan waktu normal berakhir imbang 2-2. Pada drama adu penalti, Penyengat FC menang dengan skor 4-2 (6-4). Penyengat FC lolos ke perempat final, PS Kelong senasib dengan PSTS Tanjungpinang.

“Laga seru di babak 16 besar ini, bakal tersaji lagi, Sabtu (13/4) ini. PPLP Kepri akan berhadapan dengan Shark FC sang juara bertahan Gunung Lengkuas P2003 Cup. Di partai kedua, Likers Tanjunguban versus Bintan Muda,” demikian disampaikan Way, panitia penyelenggara. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here