PT Angkasa Pura Bagikan Modal Usaha

0
83
Executive General Manager (GM) PT AP II Cabang Tanjungpinang, Hotasi Manalu menyerahkan dana pinjaman secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha atau mitra binaan, kemarin. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Ini Syarat Pinjam Modal Usaha

PT Angkasa Pura (AP) II Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang (Persero), kembali menyalurkan bantuan dana modal, kepada pelaku usaha kecil menengah di Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Untuk tahap ketiga ini, PT AP II menyalurkan Rp255 juta kepada sembilan pelaku usaha kecil menengah.

Bantuan dana pinjaman melalui program kemitraan dan bantuan nonmonmumental bina lingkungan, yang dipusatkan salah satu rumah warga Kampung Purwodadi, Kelurahan Batu IX, Kamis (27/9).

Untuk mendapatkan dana pinjaman dari AP II sangat mudah sekali. Masyarakat bisa langsung mengajukan proposal ke PT AP II Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.

Intinya, di dalam proposal tersebut terinci. Mulai dari jenis usaha, surat izin, pembukuan selama berjalannya usaha tersebut, foto tempat usaha miliknya serta dana yang dibutuhkan.

Setelah itu, baru pihak AP II akan mempelajari proposal tersebut. Apakah bisa ditindaklanjuti atau tidak.

Modal usaha yang menerima bantuan dana yakni bergerak dibidang usaha penjahit pakaian, penjual karpet, produksi kerupuk, snack box atau kue, warung kelontongan dan jualan soto padang.

”Alhamdulillah sudah kita serahkan dana pinjaman kepada mitra binaan kita sebesar Rp255 juta,” kata Executive General Manager (GM) PT AP II Cabang Tanjungpinang, Hotasi Manalu kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (27/9).

Hotasi mengatakan, penyerahan dana pinjaman atau dana bergulir serta menyerahkan bantuan, merupakan salah satu cara AP ingin mendekatkan diri lagi dengan masyarakat.

Karena yang disalurkan bantuan mitra kerja dan nonmomumental, adalah masyarakat.

Kata dia, program kemitraan memberikan bantuan dana bergulir alias dana pinjaman kepada masyarakat yang sudah memiliki usaha. Dana pinjaman atau dana bergulir disalurkan berpariasi.

Paling rendah dana yang bisa disalurkan untuk pelaku usaha sebesar Rp15 juta. Sedangkan dan pinjaman paling tinggi sebesar Rp40 juta untuk satu pelaku usaha atau mitra binaan. Sedangkan bunganya, tak ada hanya biaya administrasi dua persen.

AP, lanjut dia, tidak hanya menyalurkan dana pinjaman atau dana bergulir kepada masyarakat saja. Tetapi, masyarakat sebagai pelaku usaha yang menjadi mitra binaan dilakukan bimbingan.

Kata dia, agar dana yang sudah disalurkan berguna serta bermanfaat bagi pelaku usaha tersebut.

Sehingga usaha miliknya bisa maju serta berkembang dan maju. Kemudian, kata dia kalau sudah berkembang, otomatis pelaku usaha tersebut bakal melibatkan tetangganya. Seperti menjadi karyawannya.

AP II sudah menjalankan program kemitraan sejak tahun 2002 lalu sampai dengan sekarang. Dana yang sudah disalurkan ke pelaku usaha atau mitra binaan kira-kira sebesar Rp 9.080.500.000. Dana tersebut sudah disalurkan ke 566 mitra binaan.

”Almadulillah bermanfaat serta membantu perekonomian mereka dibidang usahanya,” terang dia.

”Kita akan survei ke rumah masyarakat yang memiliki usaha tersebut,” uap dia.

Di samping itu, program nonmomumental, AP II hanya menyediakan serta menyerahkan bantuan bentuk barang atau material yang dibutuhkan masyarakat tersebut. Misalnya, masyarakat tersebut butuh semen, pasir, batu bata, spiker, pemasangan listrik dan sebagainya. Pasalnya, ia khawatir, kalau bantuan diberikan berbentuk uang akan hilang.

”Hal seperti ini yang kita tidak mau. Jadi, barang apa dibutuhkan langsung kita berikanb sesuai kemampuan,” sebut dia. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here