PT Antam Setuju Dibangun Kawasan Islamic Terpadu

0
913
BERFOTO: Bupati Bintan H Apri Sujadi berfoto dengan Direktur Operasi PT Antam Agus Zamzam Jamaludin, di Jakarta, Kamis (23/2) kemarin. F-ISTIMEWA/humas pemkab bintan

JAKARTA – Direktur Operasi PT Antam (Persero) Tbk Agus Zamzam Jamaludin menyetujui dengan program Pemkab Bintan yang ingin membangun kawasan Islamic Terpadu dan community centre, di daerah Kijang.

Hal itu disampaikan PT Antam, saat menerima kunjungan rombongan Bupati Bintan H Apri Sujadi di gedung kantor pusat PT Antam di jalan Letjen TB Simatupang nomor 1 Lingkar Selatan, Tanjung Baratm, Jakarta, Kamis (23/2).

Bupati Bintan H Apri Sujadi mengadakan pertemuan dengan jajaran manajemen PT Antam, bersama Asisten 1 Setdakab Ismail dan Kabag Agraria Hendrio Karyaadi, Kabag Kominfo Hasfi Handra dan Kabag Protokol Aufa Samake.

Saat bertemu dengan Agus Zamzam Jamaluddin, Bupati Bintan menyampaikan rencana Pemkab Bintan untuk membangun community centre dan kawasan Islamic Terpadu di Kota Kijang, yang berada di lahan PT Antam Kijang.

Agus Zamzam Jamaluddin mengatakan, pada dasarnya PT Antam melihat Kabupaten Bintan, merupakan satu daerah kabupaten/kota di Indonesia, yang sukses dalam tata kelola pembangunan pascatambang.

Hasil penelusuran, PT Antam sangat menyambut baik dan menginginkan agar pemanfaatan lahan dapat kiranya dimanfaatkan, bagi kepentingan masyarakat banyak.

”Kita menyambut baik atas keinginan Pemkab Bintan ini,” tegasnya.

Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, Pemkab Bintan terus melakukan koordinasi dan konsolidasi terkait pembangunan community centre dan kawasan Islamic Terpadu di Kota Kijang.

Menurutnya, langkah dan prosedur terkait administrasi lahan terus dilakukan oleh Pemkab Bintan, agar pembangunan nantinya dapat berjalan lancar.

”Kita terus berkomunikasi dengan pihak Direksi PT Antam. Pada prinsipnya PT Antam menyambut baik atas perkembangan pembangunan pascatambang di Kabupaten Bintan. Mereka setuju dengan program kita ini,” kata Apri Sujadi.

Pembangunan community centre akan menggunakan lahan seluas 4,7 hektare. Anggaran yang disediakan sekitar Rp 12 miliar, dari APBD Bintan. Nantinya, kawasan Islamic Terpadu dan community centre dilengkapi dengan pustaka pintar, sarana bermain anak dan museum mini PT Antam. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here