PT BIS Berlaba Rp271 Juta

0
51

BINTAN – BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bintan PT Bintan Inti Sukses (BIS), mendapat keuntungan (laba) bersih sekitar Rp 271,759 juta, pada tahun buku usaha 2017 lalu. Dari keuntungan tersebut, PT BIS memberikan sumbangan PAD jauh lebih kecil dibandingkan tahun buku 2016 lalu.

Pencapaian hasil ini disampaikan Direktur PT BIS kepada Bupati Bintan H Apri Sujadi dan Sekda Bintan Adi Prihantara, pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di Kantor Bupati Bintan, Rabu (16/5) kemarin.

Usai RUPS, Direktur PT BIS Risalasih menerangkan, tahun 2017 ini, terjadi penurunan pendapatan usaha dibandingkan tahun 2016. Karena, melemahnya kondisi perekonomian daerah. Pendapatan usaha juga menurun, pada tahun 2017 lalu. Pendapatan PT BIS tahun buku 2017 sebesar Rp 1.515.127.552. Sedangkan tahun 2016, pendapatan sebesar Rp 1.529.959.880. Namun, biaya operasional tahun 2017 cukup besar.

”Laba bersih yang diperoleh pada tahun 2017 ini, sebesar Rp 271,759 juta,” ujar Risalasih.

Risalasih menjelaskan, keuntungan yang didapat dari hasil berbagai sektor usaha daerah yang terus dikembangkan selama tahun 2017. Usaha itu antara lain pengelolaan Pasar Kijang, Pasar Tanjunguban, Pasar Tani, dan beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Selain membahas laporan tahunan tahun buku 2017, RPUS juga membahas Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) di tahun 2018. Untuk tahun mendatang, PT BIS akan memaksimalkan pendapatan dari kegiatan-kegiatan usaha yang telah berjalan, dan tidak melakukan usaha-usaha baru, akibat kondisi ekonomi secara nasional dan daerah, yang tidak menunjang.

Bupati Bintan H Apri Sujadi memaklumi kinerja pencapaian BUMD PT BIS secara keseluruhan di kurun waktu tahun 2017. Menurutnya, secara global kondisi ekonomi tahun 2017, sangat lambat. Berbeda dibandingkan tahun 2016 sebelumnya. ”Tantangan tahun 2017 lalu, kondisi ekonomi luar biasa berat. Tapi, PT BIS masih bisa berlaba,” ujar H Apri Sujadi.

Menurut bupati, ada beberapa indikator ekonomi yang harus menjadi perhatian khusus oleh PT BIS, guna menghadapi kondisi ekonomi di tahun 2018. PT BIS mesti berusaha dan bekerja lebih keras lagi di tahun 2018 ini, sambil optimistis kondisi ekonomi secara global akan kembali membaik.

Sebagai perbandingan, PT BIS telah menyumbangkan PAD ke Pemkab Bintan sebesar Rp 80 juta, pada tahun buku 2015. Sedangkan tahun buku 2016, PT BIS mendapatkan laba bersih Rp 1,005 miliar. Pembagian dividen 50 persen dari laba bersih itu, sebesar Rp 502,601 juta untuk PAD Bintan.

”Dengan ekonomi yang berat, tahun 2017 ini PT BIS dapat laba bersih Rp 271,759 juta. Ini sudah lumayan, ada hasil untuk PAD Bintan. Asal jangan rugi saja,” kata H Apri Sujadi.

RUPS PT BIS ini dihadiri dewan komisaris Azirwan, Sekda Bintan Adi Prihantara, Sekretaris Dewan Komisaris Edi Mulyanto, Kepala Divisi Keuangan Teddy Ridwan, Ketua Kopekab Dahlia Zulfa dan unsur terkait lainnya.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here