PT Singatac PHK Ratusan Karyawan

0
2709
GALANGAN KAPAL: Sejumlah karyawan bekerja di galangan kapal PT Singatac Bintan, baru-baru ini. F-Jendaras/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – PERUSAHAAN perkapalan PT Singatac Bintan di kawasan industri Lobam dikabarkan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) seratusan karyawannya. Kebijakan tersebut diambil perusahaan karena sepinya orderan perusahaan kapal.

Alfian, Eksekutif Administrasi PT Singatac Bintan yang dikonfirmasi, Selasa (25/4) membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, tidak ada proyek pengerjaan atau perbaikan kapal membuat terjadinya PHK tersebut.

”Ada sekitar 100-an pekerja yang di PHK, dari sebanyak 400 an pekerja. Namun pastinya saya kurang jelas. Ini karena order tidak ada sampai saat ini, sehingga langkah perusahaan untuk mempertahankan perusahaan adalah melakukan PHK,” sebutnya.

Tidak hanya pengurangan pekerja, bahkan dari beberapa informasi di lapangan, salah satu perusahaan bergerak di bidang perkapalan di KIB Lobam juga tutup.

”PT BMT yang berada di depan Wisma PT BIIE juga tu bang, tutup. Coba abang cek saja ke sana, sudah tidak ada aktivitas lagi. katanya sih tak ada pesanan kerjaan,” sebut sumber.

Sebelumnya, beberapa waktu lau, Chandra Sekaran Sankar, Senior Operation Manager PT Singatac Bintan saat diwawancarai mengatakan, kondisi perusahaan perkapalan secara global sedang mengalami penurunan. Termasuk perusahaannya. Bahkan untuk tahun 2017 belum ada proyek yang akan dikerjakan.

General Manager PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) belum memberikan keterangan terkait pengurangan, dan kondisi perusahaan yang tutup di kawasan yang dikelolanya tersebut. Saat dihubungi, tidak ada jawaban.

Pada kesempatan lain, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) Bintan Hasfarizal Handra mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan tentang kondisi perusahaan PT Singatac Bintan.

Namun, seratusan karyawan itu bukan di-PHK. Tapi, masa kontrak karyawan itu sudah habis. Karena, pekerjaan sudah selesai.

”Karyawan mereka bukan di-PHK, kontrak pekerjaannya sudah selesai. Jadi, sekarang perusahaan masih menunggu job order yang baru,” katanya.(AAN-YENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here