PT Telkom Tunda Realisasi Jaringan 4G

0
26
SALAH satu dari banyaknya BTS yang dibangun untuk memperkuat sinyal telekomunikasi di Natuna. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

Rencana target PT Telkom dan PT Telkomsel untuk jaringan 4G, di wilayah Kecamatan Serasan, Serasan Timur dan Subiter tunda. Sebab, adanya perubahan kebijakan dari internal PT Telkom.

NATUNA – Untuk itu, warga di tiga kecamatan itu sampai saat ini masih menunggu keberadaan jaringan telekomunikasi dan internet yang lancar seperti yang dijanjikan pemerintah.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Natuna Raja Darmika membenarkan adanya janji itu. Ia mengatakan, sesuai rencana dan target PT Telkom dan PT Telkomsel untuk menerapkan jaringan 4G di tiga kecamatan itu sudah bisa diakses per Desember ini.

Bahkan, perangkat jaringan 4G berikut teknisinya di Serasan dan Subi sudah disiapkan sehingga jaringan itu siap runing untuk dinikmati masyarakat.

”Cuma belakangan ini, ada perubahan kebijakan di internal PT Telkom. Tadinya mereka menggunakan Radio IP Long Haul (IPLH), yang disalurkan melalui Sambas, Kalimantan Barat. Mekanisme ini akan dirubah menggunakan visat, yang akan diambil dari Ranai menggunakan jaringan Palaparing Barat (PRB). Sehingga, rencana rilis jaringan itu tertunda sampai sekarang,” kata Raja Darmika.

Dengan begitu, Raja Darmika juga mengaku belum mengetahui kapan realisasi penyaluran jaring 4G ke tiga kecamatan dimaksud.

”Kami belum tahu kapan bisa 4G di sana, karena Telkom juga masih nunggu kontrak dengan PRB. Sementara, PRB belum bisa melakukan kontral karena saat ini mereka masih uji coba (Trial) dan belum sepenuhnya beroperasi murni. Tapi kita upayakan melalui koordinasi yang intens, agar rencana itu cepat terwujud,” ungkapnya.

Penyaluran jaringan 4G tersebut, merupakan joint venture antara PT Telkom dan PT. Telkomsel.

PT. Telkom sebagai penyedia sarana dan jaringan, sedangkan PT Telkomsel sebagai operator penyalurnya.

Pemerintah janjikan, untuk mendapatkan jaringan telekomunimasi cepat berupa 4G bisa diakses sejak September tahun ini.

Malah, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran tentang rencana penyaluran 4G yang disebar melalui media sosial dan media lainnya. Namun, hingga saat ini jaringan komunikasi itu tak kunjung bisa diakses. Sehingga, warga di kecamatan-kecamatan setempat mengaku kecewa dan menyesali janji pemerintah itu.

”Katanya kemarin September udah 4G, tapi sampai sekarang belum ada. Maka kami menyebutnya sebagai 4G yang tinggal janji,” sesal Chairman, Warga Kecamatan Serasan di Jalan Soekarno Hatta, Ranai, Selasa (4/12).

Namun begitu, ia mengaku tetap berharap jaringan yang lancar bisa diakses di kampung halamnnya agar pembangunan di semua sektor dapat terlaksana lebih cepat dan lancar.

”Cepat atau lambat kita tetap berharap jaringan itu bisa sampai. Karena kami memerlukannya,” ujar Chairman. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here