Puasa, Dewan Minta Listrik Tak Padam

0
399
Pemasangan isolator anti Monyet di tiang listrik atau jaringan PLN yang berada di Ekang-Uban. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Akhir-akhir ini, listrik di Tanjungpinang sering padam, meski hanya sebentar namun menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Keluhan tersebut banyak diterima anggota DPRD Tanjungpinang yang berharap selama menjalankan ibadah puasa dan lebaran nantinya, manajemen PT PLN Tanjungpinang tidak memadamkan listrik.

Hal tersebut dikatakan Waka II DPRD Tanjungpinang, Ahmad Dani kepada Tanjungpinang Pos, kemarin. ”Kita berharap PLN cermat agar tidak memadamkan listrik saat puasa nantinya. Pemadaman dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” tuturnya.

Seperti diketahui, beberapa tahun lalu PLN Tanjungpinang pernah melakukan pemadaman bergilir saat bulan Ramadan. Hal ini dinilai sangat mengganggu dan menimbulkan riak-riak atau kekecewaan di tengah masyarakat.

”Kita akan ingatkan pimpinan PLN agar tak memadamkan listrik, terutama di jam-jam ibadah sembahyang nantinya,” imbuhnya.

Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu menyebutkan pemadaman listrik yang dilakukan PLN beberapa waktu lalu sudah ditanyakan apa penyababnya. Informasi yang diterima, bukan karena kekurangan daya, namun karena ada kendala teknis penyambungan jaringan ke Batam.

”Mudah-mudahan persoalan itu sudah bisa diatasi dan tidak ada pemadaman saat puasa nantinya,” tuturnya.

GM PLN Tanjungpinang, Fauzan menuturkan, pemadaman listrik beberapa waktu lalu karena ada perbaikan jaringan di Gardu Induk Air Raja yang kini sudah selesai.

Terkait ketersediaan daya listrik menurutnya aman karena mengandalkan aliran daya bawah laut Batam-Bintan (Babin).

Untuk diketahui ada dua jaringan kabel bawah laut Babin, yang masing-masing bisa menyuplai 120 MW. Hanya saja yang dipergunakan satu dan satunya menjadi cadangan.

Dituturkannya kebutuhan atau beban puncak daya listrik Tanjungpinang dan Bintan hanya 75 MW. ”Kalau ketersediaan daya aman, hanya harus diakui beberapa jaringan atau kabel Tanjungpinang dan Bintan rentan terhadap gangguan petir dan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang menimpa jaringan,” tuturnya.

Bahkan di kawasan Ekang-Uban sering padam listrik karena Monyet yang tersangkut. Sedangkan kawasan Potong Lembu, Tanjungpinang dihinggapi Burung Merpati. Dituturkannya, di Ekang, Uban di pasang isalator anti Monyet. Begitu juga dengan di Potong Lembu.

”Mudah-mudahan saat menjalankan ibadah puasa nanti tidak ada pemadaman listrik dan semua berjalan dengan lancar,” tuturnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here