Pulau Laut Krisis Listrik

0
954
MESIN genset: Mesin listrik pintar yang dicanangkan persiden Joko Widodo untuk menerangi pulau perbatasan kecamatan Pulau Laut hanya mampu menerangi satu desa aja.F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Natuna – PERSOALAN listrik di Kecamatan Pulau Laut sampai saat ini belum juga terselesaikan. Pulau yang berbatasan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan itu kini dalam kondisi gelap gulita.

Camat Pulau Laut, Sudirman mengatakan, saat ini masyarakat di dua desa di Pulau Laut mendesak agar pemerintah bisa secepatnya memasang jaringan listrik.

”Dari tiga desa, yang belum menikmati listrik itu adalah Desa Kadur dan Desa Tanjung Pala. Masyarakat berharap bulan Ramadan nanti, bisa mendapat pasokan listrik,” kata Sudirman, kemarin.

Baca Juga :  Natuna Jadi Pondasi Kemaritiman Nasional

Sementara, untuk Desa Air Payang yang merupakan ibu kota kecamatan, sudah mendapat pasokan listrik dari mesin genset milik Perusda. Meskipun listrik belum 24 jam.

“Untuk listrik pulau perbatasan yang katanya program Presiden Jokowi, sampai sekarang belum sampai di Pulau Laut. Memang, saat ini sedang dilakukan pembangunan rumah mesin. Tetapi untuk pemasangan jaringan listrik belum ada nampak dikerjakan,” jelasnya.

Dikatakan Sudirman, listrik merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Banyak aktifitas perekonomian masyarakat yang harus ditopang oleh listrik.

Baca Juga :  Usul Puskesmas Sejak 2016 Tak Digubris

”Jujur, yang paling kami butuhkan saat sekarang ini adalah adanya pasokan listrik yang memadai. Seluruh masyarakat bisa menikmati listrik. Walaupun kita sadar, saat ini berada di pulau terpencil jauh di ujung utara. Namun, kita tetap mempunyai hak yang sama, yakni mendapatkan pasokan listrik,” tutupnya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here