Pulau Midai Terancam Tenggelam Akibat Abrasi

0
1305
Nosvianto Mazda

NATUNA – Pulau Midai disebut bisa karam karena tidak ada satupun tameng yang bisa menghalangi pulau itu dari gempuran ombak yang datang secara terus menerus. Hal ini mesti diantisipasi sejak dini.

Camat Midai, H. Nosvianto Mazda mengatakan, ancaman abrasi di pulau yang terkenal kaya dengan sumber daya alam, kopera dan cengkeh itu terus terjadi karena dihajar ombak pada siang malam.

Saat ini sudah ada pengikisan tanah yang di pinggir dan abrasi pantai. Saat ini kondisi pantai di pulau itu sudah memperihatinkan.

”Abarasi masih jadi ancaman serius bagi kami di Midai. Bahkan, sekarang ancaman itu semakin kuat dan kondisinya pun semakin mengkhawatirkan,” kata Camat yang akrab disapa Toto itu di kantor Bupati Natuna, Selasa (13/3).

Menurutnya, pembangunan apapun yang dicanangkan pemerintah di pinggir pulau itu akan menjadi sia-sia bila ancaman abrasi belum juga diatasi.

”Pembangunan yang ada di pinggirpun bakal terkena dampak abrasi. Percuma juga pembangunan seperti jalan lingkar dan gedung lainnya di bangun kalau kondisinya masih seperti ini,” paparnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang mesti dilakukan pemerintah untuk mengatasi keadaan itu. Di antaranya membangun batu miring di sepanjang lingkar pulau itu. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah akibat paparan air laut.

Yang kedua, kata Toto, Pulau Midai juga harus dilindungi dengan tembok pemecah ombak di sisi lautnya. Sarana ini harus dibangun di sepanjang lingkar pulau sehingga ombak tidak menghempas di pinggir pantai dan merusak daratan.

”Bila tidak dilakukan penangkalan ombak, lambat laun Pulau itu bakal habis dikikis air laut,” ungkapnya.

Totok mengaku tahun ini pihaknya mengusulkan pelindung daratan Midai.

”Sudah diusulkan. Walau tidak semua, sebagian kecilnya juga tak apa, asalkan ada upaya,” ujarnya. (cr25)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here