Puluhan Hektare Kebun Kebanjiran

0
432
TERENDAM: Rumah warga dan puluhan hektare tanaman sayur yang terendam banjir di Desa Air Lengit. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Satu unit rumah dan puluhan hektare lahan perkebunan warga di Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah terendam banjir. Akibatnya, tanaman sayur mayur milik warga terancam gagal panen. bahkan beberapa diantaranya langsung mati.

Banjir dengan ketinggian hingga 1 meter itu diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dari siang sampai malam hari. Sehingga, hujan deras menyebabkan meluapnya air sungai Tapau.

Warga RT 01 RW 01 Desa Air Lengit yang juga pemilik rumah Ansori menyampaikan, banjir tersebut datang tiba-tiba dan sangat cepat. Sebab, hujan deras waktu itu berlangsung selama empat jam.

”Saat itu saya sedang istirahat di lantai, tiba-tiba air masuk. Dengan cepat saya menyelamatkan barang barang ke tempat tinggi,” kata Ansori.

Melihat air tidak kunjung surut, Ansori dibantu warga lainnya memindahkan barang ke rumah warga lain yang tidak terkena banjir.

”Tidak biasanya air banjir sampai masuk rumah. Memang hujannya cukup deras. Ini juga karena sempitnya lubang gorong-gorong di belakang rumah,” tuturnya.

Sementara itu, Fahrudin bersama rekannya menggunakan pelampung dari ban mobil membersihkan sampah di pintu gorong gorong agar air cepat surut.

”Kalau gak cepat surut, tanaman cabai saya terancam mati. Padahal ini sudah mulai belajar buah,” katanya.

Pantauan di lapangan, air mulai surut sekitar pukul 21:00 wib. Tidak hanya desa Air Lengit, banjir juga merendam lahan pertanian dan lapangan bola kaki desa Tapau. (cr25)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here