Puluhan Mahasiswa Belajar Web Semantik

0
596
KULIAH UMUM: Nur Aini Rakhmawati dari ITS Surabaya saat menjadi narasumber kuliah umum bagi mahasiswa teknik informatika UMRAH Tanjungpinang, belum lama ini. f-IST/PRANADIPA UMRAH

Sistem Data Kemaritiman Indonesia Secara Online

Tanjungpinang – Puluhan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Maritim Raja Ali Haji (FT-UMRAH) mengikuti kuliah umum tentang aplikasi web.

Kuliah umum itu diikuti mahasiswa jurusan Teknik Informatika, berlangsung di Auditorium Kampus Dompak, Rabu (22/3) lalu.

Dengan tajuk ”Membangun Web Semantik dan Data Terhubung untuk Penelitian Bidang Maritim”.

Menghadirkan narasumber dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Nur Aini Rakhmawati PhD yang juga peneliti bidang Big Data dan Open Data.

”Melalui web semantik, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih muda,” ujar Nu Aini.

Web semantik, adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien.
Dalam teknologi itu membantu komputer untuk mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data yang tersedia secara terbuka.

Ia menjelaskan, tentang aplikasi web semantik dan penggunaan data terbuka, sehingga data yang tersebar di dunia maya dapat dimanfaatkan secara online.

”Web semantik miliki kemampuan sebagai aplikasi komputer yang berfungsi untuk memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya,” jelasnya.

Tetapi bahasa yang lebih kompleks seperti bahasa percakapan sehari-hari, sehingga memudahkan pengguna untuk berkomunikasi dengan mesin.

Nur Aini menambahkan, bahwa kelebihan web semantik dapat mengolah bahasa serta mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.

Sedangkan data terhubung, berperan dalam merealisasikan fungsi web semantik, agar jumlah data yang besar dapat diorganisasi, dan diolah dengan cepat.

Peraih gelar Doktoral dari National University of Ireland Galway, Irlandia ini menyebutkan tantangan terberat Indonesia adalah penyediaan data secara terbuka.

”Penyedian data terbuka yang dimaksud, yang dapat diakses oleh berbagai pihak dan kses keterbukaan data di Indonesia masih berada pada level bintang 2,” sebutnya.

Kemudian dalam keterbukaan data itu, Indonesia harus ada format baku yang digunakan dalam data online, yakni format baku Resource Description Framework (RDF) itu yang digunakan.

”Dalam konteks maritim, Semantik Web dan data terhubung ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendapat data-data terhubung,” katanya.

Termasuk data terkait kemaritiman, seperti berapa jumlah kapal ikan yang berlayar dari pelabuhan tertentu, jalur pelayaran kapal ikan, hingga kecelakaan laut.

”Seperti data yang ada di Direktorat Jenderal Urusan Maritim, dan Perikanan Uni Eropa melalui Linking Maritime Surveillance data,” ungkapnya.

Ketua Jurusan Teknik Informatika UMRAH, Hendra Kurniawan S Kom M Sc Eng menyampaikan apa yang disamaikan oleh Nur Aini Rakhmawati Ph D juga merupakan tantangan baru bagi mahasiswa.

”Penyediaan data kemaritiman Indonesia secara online berbasis RDF ini, sungguh merupakan tantangan yang harus dijawab Teknik Informatika UMRAH untuk saat ini,” ucap Hendra. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here