Pusat Bantu Mesin Listrik 1 MW

0
691
MENINJAU: Kepala PLN Sub Rayon Letung Agustian saat meninjau kesiapan pemasangan mesin baru berdaya 1 MW. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Dua unit mesin pembangkit listrik berdaya 1 Megawatt (MW) telah di tiba di PLN Sub Rayon Letung, kemarin. Mesin tersebut, merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat kepada pihak PLN di Kabupaten Anambas.

Bantuan tersebut, tak lain adalah program Nawacita Presiden RI Joko Widodo untuk daerah perbatasan. Selama kurang lebih tiga minggu terakhir, telah berlangsung pemadaman listrik secara bergilir di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur.

Tibanya mesin 1 MW tersebut, listrik di dua kecamatan akan kembali normal seperti biasa. Pemadaman listrik bergiliran, dikarenakan mesin yang tersedia selama ini mengalami kerusakan dan ada sebagian kabel mengalami putus akibat pohon tumbang.

Baca Juga :  Haris Bentuk Tim Verifikasi Pemukiman

”Benar sekali pemadaman bergilir dilakukan hampir 3 Minggu. Akibat dari itu adalah jaringan kabel rusak ditimba pohon dan mesin yang lama juga rusak,” ungkap Agustian, Kepala Sub Rayon PLN Letung, Kecamatan Jemaja, Kamis (21/9).

Ia menjelaskan, jaringan yang rusak tersebut terjadi di Jalan Padang Melang, Desa Batu Barapit karena adanya pohon kelapa yang tumbang. Ia tak heran adanya kejadian seperti itu, sebab hampir di sepanjang jalan masih banyak pohon-pohon milik warga yang menjulang tinggi dan sering tumbang.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan SP Butuh Dukungan

Agus menerangkan, saat ini pihaknya sedang fokus mengerjakan pemasangan kabel di mesin yang baru untuk segera difungsikan.
Kapasitas mesin 1 MW itu, akan menjamin bisa memenuhi kebutuhan pelayanan listrik untuk 2 ribu pelanggan di kedua kecamatan.

”Besok, dilakukan uji coba menggunakan mesin yang baru. Tetapi secara bertahap, dan saya yakin mesin tersebut bisa memenuhi kebutuhan listrik untuk warga,” terangnya.

Jumlah mesin yang ada saat ini berjumlah 6 mesin, ditambah dua unit mesin yang baru. Artinya ada 8 unit mesin, dan mesin bantuan dari Pemda Anambas ada dua unit, tetapi tidak difungsikan dan kini hanya tinggal satu mesin yang berfungsi untuk dioperasikan.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here