Pusat Beri Bantuan Kapal Angkut BBM

0
42
Faisal

Tidak lama lagi Kabupaten Natuna akan mendapatkan bantuan kapal pengangkut BBM, yang siap mendistribusikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke pulau-pulau yang ada di wilayah Kabupaten Natuna yang dekat dengan perbatasan NKRI.

NATUNA – Bantuan Kapal pengangkut BBM ke pulau-pulau itu, rencananya akan diberikan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko-Kemaritiman).

Hal ini dikarenakan, sudah seringnya kejadian kapal pengangkut BBM ke setiap pulau mengalami musibah kebakaran ketika mengangkut BBM.

Sebab, spesifikasi kapal penyalur BBM untuk pulau-pulau tidak memadai dari segi keamanan dan fungsinya.

Maka dari itu, melalui Menko-Kemaritiman akan memberikan kapal pengangkut BBM yang aman dan sesuai standar.

”Alhamdulillah, berkat usulan Bupati Natuna ke Menko Kemaritiman. Terkait permohonan bantuan kapal pengangkut BBM yang safety-nya, sesuai standar keselamatan Pertamina akhirnya mendapatkan tanggapan positif,” kata Kabag Migas Kabupaten Natuna Faisal, diruang kerjanya, Rabu (5/12).

Faisal menjelaskan, dalam waktu dekat ini Pemerintah Daerah diminta untuk menghadiri undangan pada pembahasan terkait rencana bantuan kapal pengangkut BBM sesuai standar keselamatan Pertamina yang diinisiasi oleh Kemenko-Kemaritiman.

”Kita juga mendapatkan undangan Menko-Kemaritiman untuk pembahasan rencana pemberian Kapal pengangkut BBM itu di Jakarta,” ungkapnya.

Ia berharap mudah-mudahan, dengan akan diberikannya kapal tersebut kejadian kebakaran kapal angkut BBM tidak sampai terulang kembali.

”Keselamatan yang paling utama, dalam penyaluran BBM kesetiap pulau di natuna. Jadi kita tidak ingin ada lagi kejadian korban jiwa karena kebakaran pompong yang belum lama ini terjadi,” tutupnya.

Sebelumnya persoalan kapal pengangkut BBM ini menjadi sorotan pasca terjadinya kebakaran hebat dan menewaskan awaknya.

Selama ini, kapal yang mengangkut BBM tersebut yakni kapal pompong dengan bahan kayu yang mudah terbakar.

Untuk itu, Pemerintah Daerah dan Pertamina harus memfasilitasi distribusi BBM ke pulau-pulau semaksimal mungkin.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPRD Natuna Yusripandi, atas peristiwa kebakaran pompong pengangkut BBM yang sudah terjadi berulang-ulang selama kurun 2016 hingga 2018.

”Pada upaya mendistribusikan BBM ini, Pemerintah Daerah dan Pertamina harus menyiapkan sarana yang memadai. Karena BBM ini memiliki kerentanan tersendiri, dan sangat mudah terbakar,” kata Yusripandi di Ranai Darat, beberapa waktu lalu.

Seharusnya, ada sarana khusus di Natuna yang berfungsi sebagai alat distribusi minyak. Menurutnya, alat itu secara reguler berkeliling ke pulau-pulau untuk melayani keperluan kebutuhan BBM bagi masyarakat.

”Idealnya, pemerintah dan Pertamina harus memiliki semacam tongkang untuk mengangkut minyak ini. Karena kalau minyak diangkut menggunakan pompong seperti sekarang, sangat bahaya dan rawan terbakar,” jelasnya.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here