Puting Beliung Rusak 21 Rumah

0
569
RUSAK: Aparat kepolisian melihat salah satu rumah warga yang dirusak angin puting beliung di Tanjungriau, Batam, Senin (1/5). F-istimewa

BATAM – Hujan disertai angin puting beliung merusak puluhan rumah di Tanjungriau, Sekupang Batam, Senin (1/5). Sebanyak 21 unit rumah di Tanjungriau Sekupang mengalami rusak berat hingga rusak ringan. Diperkirakan, kerugian masyarakat cukup besar.

Data yang diterima wartawan dari Pemko Batam, sebanyak sembilan rumah yang mengalami rusak berat. Selain itu, ada delapan rumah rusak sedang dan empat rumah rusak ringan.

”Diperkirakan, kerugian warga sekitar Rp 700 juta,” kata Kabag Humas dan Protokoler Pemko Batam, Ardiwinata, setelah Wali Kota Batam, HM Rudi mengunjungi warga korban puting beliung itu.

Salah seorang warga yang menjadi korban puting beliung, Rusdi menceritakan, angin puting beliung merusak rumahnya, sekitar pukul 10.00 WIB. Dia sendiri saat kejadian berada di rumah bersama istri dan anaknya. Saat kejadian, mereka menyaksikan seng dan isi rumahnya dibawa angin.

”Anginnya hanya sekitar 5 menit dan membawa air. Angin berputar membawa air dan mengangkat seng. Kami takut seperti tidak bisa bernafas. Istri saya pucat, tidak bisa bicara apa-apa,” katanya dengan suara lemah.

Diakuinya, di wilayah itu kejadian dalam beberapa tahun ini sudah tiga kali terjadi. Bahkan tahun lalu kubah masjid di wilayah itu diterbangkan angin puting beliung.

”Tahun lalu, rumah warga sampai terbawa semua dan rata dengan tanah,” bebernya.

Untuk saat ini, puting beliung merusak warga di RW1/RT1 dan RW2/RT1. Bersyukur, warga tidak ada yang menjadi korban bencana itu.

Selain rumah warga, ada juga pos kargo milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam dan rumah makan milik warga di dekat pelabuhan yang rusak, walau tidak sampai rusak berat.
Wali Kota Batam, HM Rudi yang meninjau lokasi kejadian mengungkapkan, ada sekitar 19 KK data awal warga korban puting beliung. Untuk saat ini, pemerintah tidak mendirikan tenda darurat, karena korban sudah mengungsi ke tempat saudaranya.

”Tapi kita bantu makanan untuk korban. Makanan kita berikan selama tiga hari ini. Nanti kita akan bantu dana dari dana tanggup darurat untuk memperbaiki rumahnya,” kata Rudi.

Di tempat sama, Kadis Sosial Pemberdayaan Masyarakat Batam, Hasyimah mengatakan, mereka sudah menyiapkan 100 kotak nasi bagi korban selama tiga hari. Untuk perbaikan rumah warga, sesuai arahan wali kota akan dibantu. Namun akan didata dulu rumah yang rusak.

”Pendataan dilakukan pihak kecamatan dulu,” bebernya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here