Putusan Final, PS Bintan Mundur

0
154
Raja Ali Akbar

TANJUNGPINANG – MANAJEMEN PS Bintan akhirnya menyatakan mundur dari kompetisi Piala Indonesia, musim 2018 ini. Keputusan tersebut sudah disampaikan PS Bintan kepada PSSI pusat, baru-baru ini.

”Itu sudah putusan final kami, PS Bintan mundur dan tak ikut bertanding di kompetisi Piala Indonesia,” tegas Radja Ali Akbar, Manajer PS Bintan, saat memberikan keterangan resmi kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (25/7) kemarin.

”Surat mundur ini, sudah kami sampaikan ke PSSI,” sambungnya.

Sesuai jadwal yang ditetapkan PSSI, PS Bintan akan menjamu tim Nabil FC di putaran pertama atau babak 128 Piala Indonesia, Minggu (29/4) ini. Namun, PS Bintan tidak sanggup menjadi tuan rumah, karena tidak memiliki stadion yang standar sesuai dengan kriteria Piala Indonesia. Sementara, pembangunan stadion utama Bintan di Busung, masih tahap pertama (2017), belum bisa digunakan.

”Tak punya stadion standar itu adalah alasan paling utama kami, mundur dari Piala Indonesia ini,” kata Radja Ali Akbar.

Kemudian, PS Bintan tidak mengikuti kompetisi Piala Indonesia, karena fokus kepada pembinaan usia muda, dan pemainnya dipersiapkan pada ajang Popda ke-VI Kepri. Pemain muda ini, akan dipersiapkan untuk tim PS Bintan, dalam jangka panjang.

”Selain itu, PS Bintan tidak memiliki anggaran yang cukup untuk mengikuti kompetisi Piala Indonesia, di musim ini,” jelasnya.

Konsekuensi tidak mengikuti Piala Indonesia, tim liga 3 PS Bintan bakal diberi sanksi oleh PSSI. Satu sanksi itu, tidak boleh mengikuti liga PSSI di musim 2018.

”Ya, kami pastikan, PS Bintan tidak ikut juga di kompetisi Liga 3 Indonesia, putaran Provinsi Kepri, di Karimun awal Agustus nanti,” ujar Radja Ali Akbar.

”Hal ini, sudah saya bicarakan dengan Pak Apri Sujadi selaku pembina PS Bintan, dalam satu kesempatan, Minggu (22/7) lalu,” demikian disampaikan Radja Ali Akbar. (yusfreyendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here