Rachmad dan Ridwan Pimpin BEM-FIKP UMRAH

0
913
PELANTIKAN: M Rachmad Rizal Akbar dan Ridwan dilantik menjadi Ketua BEM-FIKP UMRAH di Kampus Senggarang.F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – R M Rachmad Rizal Akbar dan Ridwan resmi menjadi Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (BEM-FIKP), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang. Pelantikan berlangsung di Gedung Auditorium Kampus UMRAH di Senggarang, kemarin.

Tidak hanya Ketua dan Wakil BEM-FIKP yang dilantik, namun 14 mahasiswa lainnya yang menjadi pengurus dilantik bersamaan untuk masa pengabdian 2017-2018. Pelantikan tersebut, dipimpin Wakil Dekan FIKP UMRAH Chandra Joei Koenawan SPI Msi.

Rachmad Rizal Akbar mengatakan, ada pun visi BEM-FIKP yang dikedepankan yakni terwujudnya lingkungan yang harmonis, presentatif serta aktif guna mewujudkan peran dan fungsi BEM dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Baca Juga :  STIT Lingga Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

”Selain itu, misi dari pada BEM-FIKP juga mendukung sinergitas antarlembaga di lingkungan FIKP. Serta mengoptimalisasi advokasi, secara transparan dan tanggap,” ujar Rachmd, kemarin.

Ia melanjutkan, BEM turut mendukung prestasi karya mahasiswa FIKP yang aktif serta reaktif terhadap isu perikanan dan kelautan Indonesia dan khususnya Kepri.

Menurutnya, mahasiswa FKIP UMRAH perlu aktif menyimak isu perikanan dan kelautan Indonesia akan menumbuhkan sikap kritis serta solutif. ”Saya menyerukan kepada mahasiswa khususnya FIKP, untuk bersama-sama menyiapkan diri agar bisa berkarya di bidang perikanan dan maritim,” jelasnya.

Baca Juga :  Politeknik Batam Prakarsai Kepri Jadi Smart Island

Sangat memiliki peluang kerja, mengingat, Provinsi Kepri memiliki luas lautan sebesar 96 persen dan sisanya merupakan daratan. Untuk itu, ia menyebutkan, sudah sepantasnya perihal pengelolaan potensi kelautan dan maritim menjadi perhatian khusus dan hal itu dimulai dari Kampus UMRAH.

”Pemuda Kepri harus mampu berfikir kritis dan solutif. Demi tercapainya Indonesia sebagai negara poros maritim dunia dan di mulai dari Kepri,” terangnya. Ia menyarankan, agar mahasiswa mampu membuat karya seperti penelitian, perencanaan penemuan alat baru dan turut andil dalam kegiatan yang mengedepankan isu kemaritiman sesuai konsep pendirian UMRAH sekarang. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here