Rafiq Ingin Bangun Ekonomi Maritim

0
36
WAKIL Bupati Karimun Anwar Hasyim disaksikan Bupati Karimun Aunur Rafiq membuka pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Karimun tahun 2020 di Gedung Serbaguna Kantor Bupati Karimun, Rabu (13/3) kemarin. f-ISTIMEWA
Untuk mewujudkan visi Kabupaten Karimun 2016-2021, Bupati Karimun Aunur Rafiq membuka Musyarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Untuk mewujudnya Kabupaten Karimun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis maritim yang terdepan berlandaskan iman dan taqwa.

KARIMUN – Hasma Allah selalu dipuja, diwaktu malam, pagi dan petang, lafas bismillah pembuka acara, teriring salam selamat datang.

Pantun yang diucapkan Bupati Karimun Aunur Rafiq, saat membuka Musrenbang Kabupaten Karimun 2020, Rabu (13/3) kemarin.

Kata dia, acara kemarin begitu penting karena menentukan arah pembangunan daerah 2020. Arah tersebut bersama dituangkan dapam rencana kerja perangkat daerah (RKPD) 2020.

Sehingga, nantinya berisi program dan kegiatan dengan tetap mengacu pada RPJMD 2016-2021.

RKDP 2020, adalah merupakan rencana pemerintah tahun ke-4.

”Dengan demikian diharapkan RKPD tahun 2020, benar memperhatikan pencapaian sasaran pembangunan yang telah ditargetkan dalam RPJMD. Agar saran pembangunan, yang telah tercapai 3 tahun belakangan dapat terus berlanjut,” ujar Rafiq.

Untuk mendapatkan sasaran tersebut dibutuhkan pemahaman, akan kinerja yang harus diwujudkan oleh setiap OPD.

Melalui perumusan tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan yang benar mendorong pencapaian. Untuk itu perlu ditetapkan tema pembangunan pada tiap tahun perencanaan dan untuk tahun 2020.

Tema pembangunan yang ditetapkan adalah mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, berbasis maritim untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Di dalam melaksanakan pembangunan, memiliki keterbatasan anggaran yang tersedia dibandingkan dengan jumlah program kegiatan yang dibutuhkan.

Untuk itu, perlu dilakukan inovasi dan kreativitas dari seluruh pimpinan OPD mengupayakan pembiayaan program kegiatan dari sumber lain yang sah.

Seperti dari APBD Provinsi, APBN baik itu berupa DAK, dana non DAK, maupun melalui fugas perbantuan sesuai dengan kewenangannya dan memanfaatkan sumber dana CSR. Dari dunia usaha di Karimun, atau pun peluang kerja sama pemerintah dan badan usaha.

Kemudian lewat program yang dibutuhkan dan memberikan outcome, yang signifikan terhadap pencapaian sasaran pembangunan dan pencapaian visi daerah yang menetapkan program prioritas tahun 2020. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here